Senin, 19 Juli 2010

Kadang Bukan Suasana Yang Harus Diganti, Tapi Rasa Yang Perlu Kita Perbaiki

Judul diatas merupakan judul sampul di majalah tarbawi 227 yang di tulis oleh Sultan Hadi. Tulisannya yang bagus dan rasanya mengena sekali dalam kehidupanku. Aku adalah orang yang sering jemu dan bosen dengan rutinitas, seringkali keluh kesah mengisi hari-hariku. Tapi setelah membaca tulisan ini aku mengerti bahwa kondisi batinlah yang sering membuat kita ingin merubah suasana, karena pengaruh bathin lebih kuat dalam menikmati segala kehidupan.
Ahnaf bin Qais adalah seorang sahabat yang selalu mampu menahan diri dan menyikapi keadaan yang tidak baik dengan hati dan jiwa yang kuat. Maka setiap suasana dalam hidupnya terlihat selalu lebih indah.
Rasa itu adalah anugerah yang mengenalkan kita akan makna-makna hidup sedangkan kebahagiaan itu adalah kemampuan mengadaptasi rasa dan batin, bukan suasana.
Bagaimana memadukan antara suasana dan rasa :
1. Kenali kembali diri kita lebih dalam, karena hanya orang yang dapat mengenali dirinya dengan baik yang akan mendapat ketenangan batin
2. Siapkan selalu jiwa dan hati kita untuk menerima perubahan. Dalam setiap kegiatan hendaknya kita selalu menyertakan hati dan pikiran yang bersih.
3. Buanglah kebimbangan sekarang juga
4. Hanya suasana-suasana yang tak tergantikan yang memberi kita kekuatan pasti. Suasana itu adalah saat-saat di mana kita sedang menghambakan dan mendekatkan diri kepada Nya, dalam momen dan rutinitas yang telah dia ajarkan melalui Rasul Nya
5. Hargailah usia kita yang terus berjalan. Usia kita adalah waktu yang terus berjalan, dan kita tidak mungkin mengorbankannya hanya untuk urusan-urusan yang sepele.

Agar Tak Sekedar Arisan :)

Kenapa yah orang Indonesia pada umumnya menyukai arisan?? Aku sendiri dalam satu bulan hari Minggunya full oleh agenda arisan. Ada arisan kuluargaku, keluarga suami, arisan perkumpulan kampuang, arisan rt, wuihhhhh mantapp. Inti dari arisan adalah silaturahmi dan makan-makan :)). Memperarat silatuhrahmi sangat dianjurkan dalam agama faedahnya dapat membuka pintu rezeki. Tapi kalau dari semua arisan yang kuikuti itu, datang, makan, pengumuman siapa yang dapat arisan, terakhir info-info penting. Kalo acaranya gitu semua, bosennnnn. tapi kalau ditanya trus apa donk biar seru acara arisanya, aku juga bingung, enaknya acara arisan yang seru itu gimana ya??????
Apa perlu seperti moving class tapi bukan dari rumah ke rumah seperti biasa, dari satu kegiatan kegiatan yang lain, misalnya nih minggu ini kita ke panti asuhan, minggu besok ngasih makanan kecil buat para pengemis di suatu tempat, minggu depannya lagi belanja bareng tempat yang ok (pasar traditional lah), atau minggu depannya lagi karokean. Dijamin ga bosen deh kalau kayak gini :))))

Minggu, 18 Juli 2010

Rendah hatilah.........

Jangan pernah menjadi manusia yang sombong
Sekeras apapun usahamu
Sepintar apapun engkau
Secantik dan sekaya apapun yang ada padamu
Jangan pernah merasa sombong

Manusia tidak pernah bisa menciptakan dan menjadikan sesuatu nasib
Allah yang menentukan dan menciptakan
Manusia hanya bisa berusaha yang terbaik
Karena itu janganlah menjadi manusia yang sombong