Selasa, 22 Desember 2015

Ayat Ayat Cinta 2 by Habiburrahman El Shirazy

Dulu saat ayat-ayat cinta 1 (AAC) di mulai, saya begitu setia menunggu tukang koran di pagi hari buat membaca ceritanya yang dimuat secara bersambung di koran Republika sampai beratus ratus seri. Kemudian setelah selesai ceritanya dan dibuat dalam bentuk buku saya pun membeli dalam jumlah banyak untuk saya bagi-bagikan, itu semua karena saya banyak mendapat ilmu dan manfaat dari novel tersebut. Saya hanya ingin berbagi terutama waktu itu buat ponakan dan teman-teman karena banyak pembahasan bagaimana adab dan hukum bergaul antara seorang laki-laki dan perempuan.

Ya itu memang kenangan 10 tahun yang lalu. Dan sekarang di tahun ini saya masih menjadi pembaca setia yang setiap hari menunggu ceritanya yang dimuat secara bersambung lagi walau medianya sudah berubah kalau dulu berwujud koran cetak sekarang saya membacanya lewat koran online. Ya itulah zaman yang selalu akan berubah yang tidak berubah disini, kesetian saya dalam membaca karya-karya kang Abik hahaha ups :)

Kang Abik menamakan karyanya ini sebagai novel pembangun jiwa, bagi saya tidak hanya jiwa tapi juga rasa. Secara pemikiran ilmu saya bertambah, jiwa saya semakin bersemangat untuk mengenal agama Islam dengan lebih baik lagi dan secara rasa, saya belajar bagaimana perasaan tidak bisa dijadikan nomor satu ketika berhadapan dengan ilmu syariat, harus tetap apapun yang akan kita lakukan hukum Allah tetap menjadi pegangan yang pertama.

Jika dulu AAC 1 membuat saya pengen banget ke Mesir terutama Kairo sedangkan untuk AAC 2 ini settingnya tidak terlalu detail disajikan sehingga imajinasi berkunjung lewat kata kurang terasa. Tapi soal isi cerita kualitasnya sama dengan yang pertama.

AAC 2 banyak bercerita bagaimana adab seorang muslim bergaul dengan non muslim, bagaimana Islam bersifat Rahmatan Lil Alamin dan juga tentang perbedaan agama. Bagi kita yang tinggal di Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama muslim, gesekan antara agama tidak begitu banyak terjadi tetapi di benua negara lain hal tersebut bisa jadi masalah yang sangat besar.

Fachri seorang dosen yang kaya raya ia tidak hanya baik hati kepada keluarga, teman tetapi juga kepada  tetangganya yang non muslim.  Ini membuat ia menjadi gambaran ideal bagaimana sejatinya seorang muslim. Ketika tetangganya meneror nya dengan mengatakan ia seorang teroris dan penjahat, Fachri membalasnya dengan berlebih lebih kebaikan. Hingga membiayainya tetangganya untuk mencapai impiannya secara gratis. Jika ini tersosialisasikan dan dilaksanakan dengan nyata oleh semua muslim, rasanya phobia anti muslim tidak akan ada.

Terus terang bagi saya perjalanan mencari Aisyah yang paling menarik dan menegangkan :). Penulis dari awal sudah membuat pembacanya penasaran walaupun dari awal juga sudah memberikan tanda-tanda dimana Aisyah lewat Sabina. Ini hebatnya trik penulis bagaimana menggiring pembaca tetap penasaran hingga akhir cerita, bayangkan novel ini 690 halaman lho, kalo ga dibikin penasaran bakalan macet bacanya di tengah jalan hihi .

Akhir cerita yang tak pernah terpikirkan sama sekali bagi saya ketika Aisyah bercerita bagaimana ia hilang di Palestina dan wajahnya yang rusak. Dugaan imajinasi saya ketika dari awal membaca novel ini tentu Aisyah hilang di Palestina karena di bunuh oleh zionis dan disiksa sebelumnya. Tapi ketika membaca ceritanya bahwa Aisyah sengaja merusak mukanya sampai hancur ketika tentara Palestina hendak bertemu denganya yang sudah di duga akan mengambil kehormatannya. Ia memilih menghancurkan mukanya terlebih dahulu agar tentara zionis itu tidak "mau" lagi padanya. ia berharap dapat menjaga kehormatannya karena baginya kehormatan dan kesuciannya hanya untuk suaminya orang yang berhak memiliknya. Masya Allah saya bergetar dan menetaskan air mata ketika membaca kalimat tersebut. 

Akhirnya saya sadar keimanan dan pemahaman jihad saya baru seujung kuku hingga saya hanya menduga pendek, tetapi saya percaya memang begitu adanya para pejuang muslimah di Palestina tersebut mereka berani dan mau berjuang melakukan apa saja demi menjaga kehormatan diri dan agama mereka. 

Sebagai penutup saya hanya bisa mendoakan Barakallah buat Kang Abik atas karya-karyanya, semoga karya ini bisa menjadi perantara kebaikan yang mengalir terus menerus sampai akhir zaman. 

Bagi yang belum membaca buku ini, recomended buat di baca, happy reading :)


Rabu, 11 November 2015

#MenolakRiba

Pernah ga baca buku yang setelah kita baca isinya sangat jleb (istilah anak muda sekarang :) ) Jleb maksudnya isi buku tersebut mengena sekali pada kita seperti mencubit kita dengan keras, karena yang dituliskan buku tersebut isinya guee banget  :). Saya mau cerita sedikit yaaa, bismillah bukan niat sombong atau pamer hanya ingin berbagi rasa, kisah dan air mata :)

Saya beberapa kali dengar dari teman-teman pengajian kalau ada ustad yang namanya Ustad Erwandi bahasan pengajiannya tentang Riba dalam bermualah yang banyak membuat orang tersentil hingga banyak yang keluar dari pekerjaan mereka di bank konvensional, memutuskan perjanjian kredit mereka di bank konvensional dan masih banyak cerita lagi yang membuat saya terhenyak.

Dalam hati saya udah takut duluan, wah gawat nih kalau saya dengar kajian ustad ini, kita masih punya kredit di bank konvensional dan beberapa transaksi riba. Astagfirullah belum apa-apa nafsu dan setan udah mulai bermain di hati dan kepala saya :(, tetapi saya tetap penasaran dengan isi kajian ustad Erwandi. Mulai deh saya search di you tube ceramahnya, saya dengar, walaupun awal-awalnya rasanya pilu tapi tetap saya dengarkan dan hati saya berkata ini benar apa yang disampaikan.

Akhirnya rasa penasaran saya tidak terbendung lagi, Alhamdulillah ada kajian langsung dari Ustad Erwandi yang tidak begitu jauh dari rumah dan saya datang, qadarullah acara kajian hanya berlangsung sebentar karena ustad sakit, saat itu saya sudah membaca buku beliau yang saya pinjam dari teman yang judulnya "Harta Haram Muamalat Kontemporer" yang bikin saya ga sanggup baca buku tersebut berlama-lama, satu halaman saja saya sudah banyak beristigfar dan banjir air mata karena banyak hal yang di larang secara syariat dalam buku tersebut saya melakukannya, dan penjelasanya sangat gamblang aturan tersebut ada di Al-Quran dan Hadist, Ya Allah ampuni hamba.

Setelah saya pulang kajian saya beli buku HHMK (Harta Haram Muamalat Kontemporer) tersebut, saya baca lagi perlahan-lahan tiap halaman, saya resapi, saya pelajari dengan seksama. Setelah saya renungkan saya ingin melakukan apa yang saya baca tersebut "saya dengar saya taat".
Bismillah walaupun masih banyak nafsu saya di hati berkata apa bisa saya melakukan ini semua tapi bismillah saya lakukan saja apa yang bisa lakukan biar Allah saja yang menyempurnakannya.

Hal yang paling dekat dengan kehidupan saya yang saya bisa lakukan adalah menghentikan pekerjaan dalam membuat akad-akad kredit dari bank Konvensional dan akad-akad yang mengandung Riba. Saat saya mengatakan kepada asisten saya di kantor bahwa saya tidak lagi menerima akad kredit konvensional sedangkan pada saat itu sedang ada banyak tawaran pekerjaan, saya tutup mata, bismillah mantapkan hati ini adalah jihad saya untuk menyempurnakan amal ibadah saya. Soal rezeki sudah ada ketetapan dari Allah. Saya selesaikan pekerjaan yang sudah saya terima sebelum saya niat hijrah dengan niat ini yang terakhir karena saya tidak ingin ingkar janji dan menyusahkan klien saya.

Alhamdulillah ada ketenangan setelah melakukan hal tersebut, dan masih menjadi pe er saya harus terus banyak belajar bagaimana muamalat yang sesuai syariah tersebut, karena yang saya tau baru hanya secuil saya berharap jika saya sudah banyak tau ilmunya hal tersebut bisa saya sharing dengan teman-teman seprofesi niatnya hanya berbagi bukan menyuruh mereka juga harus stop baagaimanapun hidayah datangnya dari Allah.

Saya senantiasa meminta pertolongan Allah agar dikuatkan dan istiqomah dalam melakukan hal ini karena tidak semua bisa langsung saya lakukan, kredit yang telah saya ambil dan yang lainnya yang saya belum sanggup melunasinya saat ini, benar-benar saya meminta pertolongan Allah untuk menyelesaikannya, siapalah saya kalau bukan karena Allah mana sanggup saya melakukan hal tersebut, ilmu tersebut juga dari Allah, saya pasrahkan sambil berdoa dan ikhtiar hanya kepada Allah.

"Orang-orang yang memakan riba tidak dapat berdiri melaikan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan karena gila. Yang demikian itu karena meraka berkata bahwa jual beli sama dengan riba. Padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Barangsiapa mendapat peringatan dari Tuhannya, lalu dia berhenti, maka apa yang telah dia peroleh dahulu menjadi miliknya dan urusannya (terserah) kepada Allah. Barang siapa mengulangi, maka mereka itu penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya." (Al-Baqarah : 275)

"Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh wajah Allah, maka itulah orang-orang yang melipatkandakan (pahalanya)." (Ar-Rum : 39)


"Karena kezaliman orang-orang Yahudi, kami haramkan bagi mereka makanan yang baik-baik yang (dahulu) pernah di halalkan, dan karena mereka sering menghalangi orang lain dari jalan Allah, dan karena mereka mereka menjalankan riba, padahal sungguh mereka telah dilarang darinya dan karena mereka memakan harta orang dengan cara tidak sah (batil). Dan kami sediakan untuk orang-orang kafir diantara mereka azab yang pedih."
(An-Nisa : 160-161)

"Wahai orang-orang yang beriman! janganlah kamu memakan riba dengan berlipat ganda dan bertakwalah kepada Allah agar kamu beruntung. Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan bagi orang-orang kafir".
(Ali-Imran : 130-131)

"Riba itu mempunyai 73 macam, sementara dosa Riba yang paling ringan seperti menzinahi ibu kandungnya sendiri" 
(HR Ibnu Majah)

Dari Jabir ra bahwa Rasulullah SAW melaknat pemakan riba, yang memberikannya, pencatatnya dan saksi-saksinya" Kemudian beliau berkata, "mereka semua sama" 
(HR Muslim)

Jumat, 30 Oktober 2015

Berkata Yang Baik Atau Diam

Ternyata ada yang lebih penting setelah hijrah yaitu proses transasi. Hijrah itu tidak seperti membalikan telapak tangan yang bisa membuat kita langsung berubah. Pada masa transisi inilah di butuhkan niat yang teguh, berdoa kepada Allah yang kuasa membolak balikan hati, serta keluarga dan teman yang mendukung.

Seperti saya, semenjak sering meluangkan waktu untuk belajar ilmu agama, saya tentu menemukan hal yang baru atau hal yang salah yang selama ini saya lakukan. Saya menerima ilmu tersebut apalagi hal tersebut sesuai dengan Al-Quran dan Sunnah, tapi untuk melakukannya saya tidak bisa langsung, ada proses yang berjalan. Disini di butuhkan proses dan istiqomah. Misalkan dalam busana syari'i saya pelan-pelan meninggalkan memakai celana panjang kemudian memakai kaos kaki ketika keluar rumah, begitu juga dalam hal ibadah dan muamalah saya perbaiki sesuai Al-Quran dan sunah. Dalam masa proses tersebut, seringkali saya dilanda malas, buru-buru atau pengen praktisnya saja, terlalu banyak alasan sebenarnya Satu dua bulan seperti itu tapi ada juga yang butuh waktu berbulan-bulan sampai saat ini

Nah jika dalam proses transisi seperti ini misalkan jika ada yang melihat saya keluar busana saya tidak "rapi" kemudian langsung mengatakan atau menghujat kenapa seperti ini, tentu hati saya langsung sedih atau mungkin saja malah berbalik ke masa dahulu. Maka dari itu buat sesama muslim, mari saling mengingatkan dengan cara yang baik, merangkul bukan menjatuhkan. Iman tiap orang berbeda tidak bisa semua di pukul rata. Rasul saja berdakwah butuh waktu lama dengan cobaan yang sangat berat, apalagi manusia zaman sekarang yang kualitas imannya sangat jauh di bandingkan Rasul dan sahabat-sahabatnya.

Tadi malam ketika saya membuka ig saya membaca akun ig @diananurliana yang dalam captionnya ia mengatakan terluka atas tuduhan orang-orang di dunia maya setelah fashion show jfw 2016. Saya ikut merasakan kesedihan yang sama walaupun saya tidak membaca hujatan atau kecaman orang-orang tersebut. Saya hanya merasa heran, saya tau desainer tersebut belum lama memakai cadar dan baju yang di desainya juga dari dulu bukan ditujukan buat pemakai niqab, maka wajar saja dalam proses masa transisi dia belum sepenuhnya mendesain busana yang ditujukan kepada pemakai niqab. Sedangkan komentar orang-orang pada saat pertujukan para model memakai niqab itu karena ketidaktahuan masyarakat awam saja. 

Saya sih tidak kenal dengan ambu atau saudari diana tersebut hanya prihatin saja apabila ada berita yang menghujat apalagi dari sesama muslimah. Yang pasti dalam dunia tersebut apalagi fashion show tentu ada pro dan kontra tapi tidak bisakah kita berpegangan tangan dan saling merangkul untuk mengingatkan dalam kebaikan??

Ini hanya sekedar komentar saya yang saat santai maen instagram. Bukan pengamat fashion dan yang mengerti fashion apalagi sudah sangat paham agama, hanya wanita akhir zaman yang berusaha untuk sholeha  :)

Rabu, 28 Oktober 2015

Pulang by Tere Liye


"Ketahuilah Nak, hidup ini tidak pernah tentang mengalahkan siapa pun. Hidup ini hanya tentang kedamaian di hatimu. Saat kau mampu berdamai, maka saat itulah kau telah memenangkan seluruh pertempuran. Kau membenci suara adzan misalnya, benci sekali, mengingatkan pada masa lalu. Itu karena kau tidak pernah mau berdamai dengan kenangan tersebut. Adzan jelas adalah mekanisme Tuhan memanggil siapa pun agar pulang ke pangkuan Tuhan, bersujud. Adzan tidak dirancang untuk menganggu, suara berisik itu bukan untuk menyakiti siapa pun. Itu justru suara panggilan dan harus kencang agar orang mendengarnya."


Novel Pulang ini cerita tentang masa lalu yang berakhir dengan kesadaran untuk pulang dan berlatar shadow economy. Novel ini seru bukan cerita roman cinta-cintaan seperti novel TL biasanya :). Pesan yang disampaikan sederhana tapi pengemasanya bagaikan sebuah cerita detektif yang bisa bikin pembaca susah untuk berhenti membaca.

Si Babi Hutan begitu tokoh utama biasa di panggil, menjalani kehidupannya yang bersangkut paut dengan masa lalu orang tuanya yang menyedihkan. Pekerjaan yang sama di jalaninya seperti orang tuanya dulu tapi hatinya tetap mencari-cari di mana kedamaian diantara segunung kesuksesannya.

"Hidup ini adalah perjalanan panjang dan tidak selalu mulus. Pada hari ke berapa dan pada jam ke berapa, kita tidak pernah tahu, rasa sakit apa yang harus kita lalui. Kita tidak tahu kapan hidup akan membanting kita dalam sekali, membuat terduduk, untuk kemudian memaksa kita mengambil keputusan. Satu-dua keputusan itu membuat kita bangga, sedangkan sisanya lebih banyak menghasilkan penyesalan."


"Mamak, bujang pulang hari ini, tidak hanya pulang bersimpuh di pusaranmu, tapi juga telah pulang kepada panggilan Tuhan. Sungguh sejauh apa puh kehidupan menyesatkan, segelap apapun hitamnya jalan yang kutempuh, Tuhan selalu memanggil kami untuk pulang. Anakmu telah pulang."


Saya suka dengan penutup kalimat novel ini dan memberikan ruang kebebasan untuk menafsirkan pesan yang di sampaikan. Pesan yang saya tangkap, sejelek apapun masa lalu, manusia harus ingat hidup ini ada akhirnya dan akan berpulang kepadaNya, maka selalu ada pintu tobat yang Allah berikan.

Senin, 26 Oktober 2015

#Saya Marah Kepada Orang Orang Yang Tidak Amanah Yang Bertindak Hanya Atas Nama Uang

#Masih Melawan Asap

Alhamdulillah Alla Kulli Hall, sudah seminggu saya terbaring karena flu dan batuk, padahal bulan lalu saya juga sakit batuk hampir dua minggu lebih, setelah sehat dua minggu eh kena lagi batuk dan flu nya.
Hal yang sangat jarang saya alami, mungkin karena cuaca yang panas dan banyak debu, di tambah saya yang bandel minum es padahal udah tau alergi air dingin dan es (sepertinya saya belum benar-benar tobat).

Lagi sakit, telp mama di Pekanbaru yang ternyata juga lagi sakit demam dan batuk, karena asap yang semakin parah disana. Ya Allah langsung badan rasanya tambah sakit, perasaan jadi tambah cemas. Mau evakuasi mama dari Pekanbaru tapi bandara masih tutup, kalau nunggu buka ga akan jelas kapan asap akan pergi sedangkan mama sakitnya bisa tambah parah.

Akhirnya diambil keputusan, mama akan ke Jakarta lewat bandara yang ada di Padang diantar abang, dengan menempuh perjalanan darat sekitar 8 jam, ga kebayang badan lagi sakit harus duduk diatas mobil berjam-jam :(. Karena saya lagi sakit izin buat jemput mama ga keluar dari suami dan dia langsung yang inisiatif akan pergi jemput ke Padang. Langsung deh pesan tiket jam 9 dari Jakarta, dan Jam 5 sore balik lagi dari Padang ke Jakarta (Love you honey yang mau capek-capek walaupun senin harus berangkat dinas lagi ke Ternate).

Alhamdulillah jam 10 malam mama sampai di rumah dalam keadaan kuyu dan lemes. Langsung terbaring, di kasih minuman aja ga mau minum, padahal saya udah siapin makanan, minuman dan vitamin. mama cuman bilang mama cape trus tidur sambil batuk-batuk :(.

Cerita saya ini mungkin belum apa-apanya di bandingkan banyak korban atas bencana asap ini, sudah lama ini berlangsung dan sudah terlalu banyak korban. Saya kesel dan marah semua ini terjadi ketika manusia hanya memikirkan keuntungan materi saja tanpa mau peduli dengan risikonya. Walaupun saya tau perbuatan mereka kelak akan mereka pertanggung jawabkan di akhirat kelak dan mereka ga bisa kabur saat di tanya. Tapi saya tetap melakukan hak dan kewajiban saya sebagai warga negara Indonesia, meminta pemerintah melindungi rakyatnya dan kewajiban saya menegur apabila pemerintah lalai walaupun hanya berbicara lewat sosmed.

 Ini semua semua berlaku kalau pemerintahnya masih punya hati nurani sih, masih punya ga yaaa...

Senin, 12 Oktober 2015

#Masih Melawan Asap, Yang Gak Tau Sampai Kapan

Tahun lalu saya nulis di blog ini tentang asap, sekarang musim asap muncul lagi dan kabar buruknya udah tiga bulan lebih belum teratasi dan korban semakin banyak, Pertanyaan nya, sampai kapan ini berakhir??

Asap ini muncul karena pembakaran lahan, pembakaran lahan ini terjadi karena mereka hendak membuka usaha kelapa sawit, usaha kelapa sawit ini yang punya perusahaan swasta, perusahaan swasta ini membuka usaha karena ada izin dari pemerintah setempat, hasil dari usaha ini selain dinikmati oleh pengusaha, pemerintah juga penduduk setempat dan korban dari asap ini masyarakat setempat dan yang di luar daerah tersebut serta masyarakat yang mendapat keuntungan ekonomi maupun tidak.

Apalah arti pertumbuhan ekonomi yang naik dan keuntungan yang di dapat jika mendzalimi orang lain. Apalagi korban yang terbanyak balita yang tidak tau urusan fulus.
Tidak bisa menyalahkan satu pihak karena jelas alurnya berkaitan dengan banyak pihak. Jika semua pihak mempunyai niat dan tujuan yang sama, membuat usaha dan mencari keuntungan yang tidak merusak alam dan orang lain, maka persoalannya selesai. 
Pihak perusahaan mencari jalan bagaimana cara membuka lahan yang efisien tanpa harus membakar hutan. Pemerintah juga memberi syarat dalam pemberian izin bahwa pihak perusahaan harus menjaga pemeliharaan alam dan apabila melanggar sangsinya tegas.

Mungkin mereka lupa atau perlu diingatkan lagi bahwa kelak mereka akan dimintai pertanggung jawaban apa yang telah mereka lakukan. Dan mereka tidak akan bisa mengelak ketika tangan dan kaki yang berbicara sedangkan mulut terkunci. 

Perbanyak doa dan istigfar, ingatkan pemimpin kita bahwa ada yang harus di perbaiki dan di tindak tegas. Bukan membenci pemimpin dan pemerintahan yang sekarang tapi bersama-sama membantu dan mengingatkan agar kita semua mendapat negeri yang berkah, yang mencintai Allah dan Allah pun mencintai kita. Aamiin.

My Life....


Assalamualaikum........

Setelah hampir dua bulan lebih saya tidak menulis di rumah ini, saya rinduuuu banget. Iya saya memang sengaja tidak menulis, bukan karena tidak ada bahan atau karena malas, tapi karena saya lagi berproses dari sebuah perjalanan hidup saya yang insya Allah berubah menjadi lebih baik, mendekat lagi kepada Sang Maha Pencipta, menggapai rahmat dan ridhoNya.

Dalam proses ini saya banyak merenung dan memikirkan kembali siapa saya, apa tujuan hidup saya dan apa yang telah saya lakukan. Dan proses ini saya seperti orang yang baru terlahir, setiap saya merenung dan berpikir ada airmata yang mengalir tiba-tiba, betapa saya banyak salah dan sangat kurang ilmu.

Proses ini membuat saya harus meluangkan banyak waktu lagi untuk belajar dan mengamalkan ilmu saya, walaupun jalan tersebut tidak mudah, banyak hal dan pertentangan dalam diri saya itu karena saya selama ini mengamalkan sesuatu yang salah yang saya sendiri tidak tau itu salah semata-mata karena saya faqir ilmu.

Doakan saya semoga istiqomah di jalan kebenaran karena ini belum akhir dari sebuah perjalanan, semoga saya khusnul khatimah sampai saat detak jantung ini berhenti. Aamiin...

Sabtu, 04 Juli 2015

Tiba Saatnya.........



Terdiam

Termenung

Sedih

dan begitu banyak hal lain yang terpikirkan


Ruangan yang penuh emosi

Ada air mata

Ada saling berbantah

Ada lara dan

Ada duka


Aku berdoa dan berharap ini pertama kali dan terakhir aku menginjak kaki di ruangan yang seperti itu

Setelah selesai, berpelukan dan menangis bersama

Aku sekarang mengerti kenapa perbuatan ini termasuk hal yang diperbolehkan tapi di benci Allah


Rabb...........

Astaghfirullah Waatubuilaihi 



Jumat, 29 Mei 2015

Belajar dan Terus Belajar


Akhir-akhir ini isi blog saya banyak tentang catatan kajian muslimah. Insya Allah niatnya bukan mau pamer ilmu atau mengumumkan saya sering pergi kajian, No big no yaa, hanya ingin merapikan catatan dan sharing. Biasanya pas kajian saya nulisnya sembarangan aja alias ga rapi dan teratur, nahh mumpung di rumah punya waktu catatan tersebut saya rapikan lagi sama seperti zaman sekolah dulu suka merapikan catatan sambil membaca kembali pelajarannya.
Sepertinya taklim sama aja seperti belajar di sekolah khan? Kenapa tempatnya di blog ini, yaa karena saya merasa nyaman lagian internet dan blog lebih sering saya baca daripada buku catatan yang nanti cuman tersimpan di rak buku : ).
Saya jadi pengen cerita bagaimana perjalanan panjang saya yang tak pernah selesai dalam mencari ilmu agama ini yang sampai sekarang masih tetap merasa kurang dan butuh belajar.


Saya baru benar-benar sadar kurang ilmu agama sewaktu saya kuliah, saya kuliah di universitas Islam yang cukup ternama di Yogya dan teman-teman saya banyak lulusan pesantren, kurikulum kuliah saya juga 50 persen di campur dengan ilmu agama. Saya dulu  belajar ilmu agama hanya di madrasah sewaktu SD jadi bayangkan aja ilmunya seberapa.
Sering ngobrol dengan teman-teman alumni pesantren membuat saya tergaga-gaga, kok ini pada pinter-pinter yaaa, mulai dari situ saya merasa sangat kurang dan saya harus lebih banyak mencari ilmu agama, maka mulailah perjalanan dan pencarian saya mencari ilmu. Jangan di bayangkan saya terus menerus dengan semangat belajar agamanya. Kadang saya masih banyak main, urusan sana sini, kalau iman sedang naik baru saya belajar kalau lagi malas banyak main sama teman-teman : (

Sewaktu kuliah saya banyak belajar dari mesjid terutama mesjid syuhada Yogyakarta, setiap ada pengajian kalau ada kesempatan saya mengikutinya. Saya juga menambah ilmu dengan banyak membaca buku-buku agama. Ilmu yang saya dapat baru sedikit hingga setelah lulus saya masih merasa ilmu agama saya belum kokoh untuk menjalani hidup.


Setelah lulus dan bekerja mulai agenda ikut kegiatan pengajian hilang dari kegiatan saya. Kenikmatan dunia membuat saya lalai. Setiap hari libur biasanya diisi dengan istrirahat dan acara keluarga. Ada rasa yang hilang dalam jiwa tapi tetap saya tulis dalam agenda saya agar kembali kepada kegiatan taklim. 

Setelah tidak menjadi pegawai kantoran dan bekerja sendiri, saya mempunyai waktu luang yang lebih banyak, hati saya mulai risau, di mana taklim rutin yang bisa saya datangi. Saya terus mencari-cari karena saya sangat butuh untuk belajar. Kadang saya malu terhadap Allah dan agama saya, karena saya belum mencintainya secara utuh. Akhirnya saya mengikuti halaqoh mingguan dan saya merasa sangat bahagia ketemu teman-teman yang sholiha yang sering mengingatkan dalam kebaikan. Setelah lama ikut, qadarullah taklim ini harus berhenti karena ustadzahnya ada halangan dan saya di janjikan akan diikutkan pada kelompok lain. Kembali lagi saya libur ikut kajian. Akhirnya untuk mengisi kekosongan saya tetap banyak membaca buku-buku agama.


Saya sering merenung umur saya yang bertambah dan kematian yang semakin dekat, ujian hidup yang silih berganti, nikmat dunia yang tak terhingga membuat saya terus gelisah karena saya belum siap menghadapi semua itu.  Saya memohon kepada Allah di tunjukkan dan dimudahkan di jalan kebaikan

Alhamdulillah seperti yang pernah saya ceritakan sekarang setahun lebih saya rutin lagi belajar dengan mengadakan kelas tahsin serta ikut kajian muslimah. Apa yang saya rasakan sekarang? Hanya syukur Alhamdulillah yang terucap karena sekarang untuk belajar banyak sekali media yang menyediakan sarana, tapi saya tetap was-was semoga saya tidak futur dan tetap istiqomah. Saya masih belum bisa full melaksanakan apa yang saya ketahui, misalkan saya mengetahui ibadah-ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah tetapi saya belum maksimal melaksanakannya. Semoga Allah membantu saya agar sungguh-sungguh dan istiqomah. Berharap rahmat dan ridho Allah mengiringinya.

Saya berharap ilmu saya yang masih sedikit ini menjadi bagian dari jalan kebaikan, bermanfaat buat orang lain dan kelak nanti di akhirat menjadi pemberat amal kebaikan saya. Sungguh tiada yang paling menyenangkan ketika merasakan ketenangan dan kebahagiaan dalam Islam, mencintai Allah dan RasulNya.







Jumat, 22 Mei 2015

Keutamaan Bulan Sya'ban

Alhamdulillah bisa hadir lagi di kajian rutin hari Jum'at bersama Umi Yunengsih di Mesjid At Taqwa Rawa Lumbu. Kajian hari ini spesial karena tidak membahas lanjutan dari kitab yang rutin di bahas, tapi khusus membahas keutamaan bulan Sya'ban, berkaitan dengan bulan syaban yang sedang kita jalani.

Saya kadang takjub dan heran sendiri, pada saat saya bingung dengan sesuatu kondisi atau masalah. Allah memberikan jawaban yang tidak terduga bisa lewat buku atau majelis ilmu atau melalui kondisi lain yang merupakan jawaban dari kegalauan saya tersebut :). Hari ini saya sudah di tanya beberapa kali oleh keluarga kenapa saya berpuasa pada hari Jumat, walaupun kemaren hari kamis saya juga puasa. Jawaban saya yang mengatakan, bahwa Nabi banyak melakukan puasa di bulan sya'ban sebagai bentuk latihan untuk menyambut puasa Ramadhan. Kemudian pada saat di tanya niatnya apa dan keutamaanya apa lagi, saya bingung karena saya hanya tau hanya sekelumit itu saja tentang bulan sy'aban eh Alhamdulillah datang kajian hari ini pembahasannya tentang bulan syaban. Masya Allah... Allah benar-benar tau kondisi hambanya yang lagi galau dan berjuang mencari-cari ilmu :)

Bismillahirahmanirrahim............

" Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam dan sya'ban adalah bulan untuk menyiram tanaman, sementara di bulan Ramadhan adalah memetik hasil panen"
(Abu Bakar Al-Balkhi)


Ibunda Aisyah radhiallahu'anha meriwayatkan bahwa Rasulullah saw banyak berpuasa di bulan syaban, sehingga di katakan tidak pernah melihat Rasul banyak berpuasa melebihi puasa di bulan sya'ban.

Hikmah apa yang di peroleh dengan memperbanyak puasa di bulan sya'ban :

1. Ketika rasul di tanya alasanya kenapa banyak berpuasa di bulan sya'ban beliau menjawab : "karena bulan ini banyak di lalaikan oleh manusia padahal pada bulan tersebut akan diangkat amalan-amalan seseorang hamba kepada Allah, dan saya ingin pada saat amalanku diangkat pada saat aku sedang berpuasa.

2. Karena pada bulan Ramadhan tidak punya kesempatan untuk melaksanakan puasa sunnah karena sebulan penuh kita melaksanakan puasa wajib Ramadhan

3. Penyempurna dan melengkapi kekurangan shaum di bulan Ramadhan

Dan dianjurkan pula untuk banyak berbuat kebaikan seperti membaca Al-Quran dan bersedah di bulan sya'ban serta amalan-amalan shalih lainnya sehingga dianggap latihan sebelum memasuki bulan Ramadhan.

Adapun hal-hal yang tidak ada anjuran dalam bulan sya'ban yaitu mengenai sholat malam dan puasa khusus pada saat nifsu sya'ban serta membaca ayat-ayat dan doa tertentu.
Tetapi bukan berarti tidak ada puasa dan sholat malam pada saat itu. Sholat lail sangat dianjurkan tiap malam bukan hanya khusus pada saat nifsu sya'ban dan ada puasa yaumul bidh yaitu puasa pada pertengahan bulan, jadi perbedaanya terletak pada sebuah niat. 
Semoga kita melakukan sesuatu sesuai dengan ilmu dan jangan kita menjadi orang-orang yang lalai atau berlebihan tapi jadilah umat yang pertengahan.

Maka perbanyaklah berbuat sholeh di bulan sya'ban dan bergembiralah menyambut Ramadhan seperti para sahabat ketika Rasul membawa kabar gembira tentang Ramadhan.

Kabar gembira yang dikatakan Rasul yaitu "Akan datang suatu bulan yang di wajibkan berpuasa dan di bukanya pintu-pintu surga, di belenggunya syetan-syetan dan ada satu malam yang lebih baik dari 1000 bulan (lailatul qadar).

Kemudian setelah di beri kabar gembira di awal, Rasul juga memberi peringatan pada ujung kabarnya yaitu " Barang siapa yang di haramkan di dalamnya melakukan kebaikan maka Allah mengharamkan segala kebaikan untuknya"

Bagaimana kita tidak akan harap-harap cemas ketika bertemu Ramadhan dengan adanya kabar ini. Di satu sisi kita mengharapkan pahala dengan banyak beramal di bulan Ramadhan tapi di sisi lain kita juga takut akan menjadi bagian dari orang yang di haramkan kebaikan.
Akan tetapi Rasul menjanjikan jika kita tanamkan perasaan harap-harap cemas di dada maka Allah akan memberikan apa yang kita harapkan dan di jauhkan dari apa yang di cemaskan. 

Semoga kita dimudahkan untuk mengerjakan amalan-amalan wajib dan sunnah yang Allah dan Rasul tuntunkan. Karena amalan sunnah itu dikerjakan berpahala, di tinggalkan tidak berdosa dan rugi.

Alhamdulillah untuk ilmu hari ini semoga bermanfaat dan berkah. Jazakillah khair untuk umi Yunengsih dan panitia yang telah menyediakan prasarana untuk pengajian hari ini. Semoga pengajian ini kelak menjadi bagian dari taman-taman surga dan kita semua di kumpulkan bersama di surga Allah. Aamiin...

Senin, 11 Mei 2015

Sunnah Ketika Bersin dan Menguap (Buku Panduan Amal Sehari Semalam : Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al-Atsari)


Alhamdulillah dapat kesempatan waktu dan sehat lagi untuk datang dan duduk di majelis ilmu mesjid At Taqwa bersama umi Yunengsih. Semoga membawa amal kebaikan, mendapat rahmat dan ridho Allah, berkah ilmunya baik yang mengajarkan dan diajarkan dan  dapat dilaksanakan dalam kehidupan sehari-hari.

Bismillahirrahmanirrahim.....................

Ketika saya membaca judul tema kajian yang langsung terpikirkan oleh saya, Subhanallah islam itu benar-benar agama yang sempurna, hal-hal kecil saja dalam kehidupan manusia yang apabila selintas itu merupakan hal biasa yang bahkan tidak terpikirkan oleh kita. Jujur, saya ketika bersin dan nguap tidak  pernah mikir sampai panjang apa dan bagaimana yang harus saya lalukan. Yang saya tau hanya bersin itu buang penyakit dan ucapkan Alhamdulillah sedang nguap itu tanda mengantuk dan secara kesopanan maka tutup mulut ketika menguap. Saya tidak tau ada amalan sunnah yang menyertai perbuatan tersebut. Masya Allah, Alhamdulillah saya yang fakir ilmu ini dapat ilmu penting lagi, nikmat dan bahagia rasanya. Sekaligus saya malu, Ya Allah kemana aja saya selama ini belajar macam-macam tapi kok amalan yang kliatan sepele tapi selalu saya alami saya ga tau. Ya Allah maafkan saya :( semoga ilmu ini menjadi ilmu yang bermanfaat. Aamiin...............

Bersin adalah sesuatu yang di sukai oleh Allah karena bersin mengeluarkan penyakit yang ada dalam tubuh kita. Sunnah Nabi ketika kita bersin yaitu :

1. Meletakkan tangan atau baju ke mulut ketika bersin

Saya pikir ini pertama kali diajarkan di sekolah kepribadian ternyata nabi jauh sebelum zaman ini telah mencontohkan perbuatan tersebut. Sungguh Rasul adalah sebaik-baik contoh.

Dalam salah satu hadis dinyatakan, "Tatkala bersin, Rasulullah meletakkan tangan atau bajunya ke mulut, dan beliau merendahkan suaranya"

Hikmahnya, terkadang ketika seseorang bersin keluarlah air liur dari mulutnya hingga dapat mengganggu orang yang berada di sebelahnya, atau menjadi penyebab tersebarnya penyakit dengan izin Allah.
Maka tidak layak bagi seseorang untuk menganggu saudaranya atau membuat mereka lari darinya, Subhanallah..

2. Mengecilkan suara ketika bersin

Karena tidak sedikit orang yang merasa terganggu atau terkejut dengan kerasnya suara bersin

3. Memuji Allah setelah bersin

"Jika salah seorang di antara kalian bersin, maka hendaklah ia mengungkapkan Alhamdulillah (segala puji bagi Allah). Jika ia mengatakannya, maka hendaklah saudara atau temannya membalasnya dengan mengucapkan yarhamkumullah (Semoga Allah merahmatimu). Lantas jika temannya mengucapkan yarhamkumullah, maka hendaklah ia mengucapkan balasan yahdikumullah waryushblibu balakum (semoga Allah memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu)

Rasulullah saw berkata : "Sesungguhnya Allah menyukai bersin, dan Dia membenci menguap. Maka jika salah seorang dari kalian bersin serta memuji Allah, wajib atas setiap muslim yang mendengarnya untuk mengucapkan tasymit (yarhamukullah)

4. Tidak perlu mendoakan orang yang bersin tiga kali berturut turut

Sabda Rasul : "Doakanlah saudaramu yang bersin tiga kali, dan jika lebih dari itu berarti ia sedang pilek"

5. Tidak mengucapkan tasymit terhadap orang kafir yang bersin meskipun ia memuji Allah

Dahulu orang Yahudi sengaja bersin di dekat nabi dengan harapan mengucapkan Yarhamukullah tetapi beliau malah mengatakan : "Semoga Allah memberi petunjuk kepadamu dan memperbaiki keadaanmu"


Sunnah Ketika Menguap

Rasulullah saw berkata  "Bersin itu dari Allah dan menguap itu dari syaitan. Jika salah seorang kalian menguap, maka tutuplah mulutnya dengan tangannya. Dan jika ia mengatakan Aoahh, berarti syaitan sedang tertawa di dalam perutnya. Sesungguhnya Allah menyukai bersin dan membenci menguap"

Jika menguap di benci oleh Allah bukan berarti kita tidak bisa mendapatkan pahala, karena menguap juga terjadi karena kehendak Allah. Mengapa Allah membenci? karena setan berusaha masuk ke dalam tubuh manusia dan ketika syeitan sudah masuk maka ia dapat menimbulkan hal yang tidak baik bagi diri kita. Berbeda dengan bersin yang disukai Allah karena pada saat bersin penyakit yang ada dalam tubuh manusia ikut keluar. Bagaimana Allah tidak cinta kepada kita Manusia. Dia menyukai kita sehat dan terlepas dari syaitan. Ya Allah terima kasih atas segala cintaMu ini. 
Oleh karena itu maka kita perhatikan beberapa anjuran Rasul ketika menguap.

1. Tolak dan tahanlah semampu mungkin

Maksudnya kita berusaha untuk menolak, mengalahkan dan menahannya. Khususnya ketika sedang sholat.

Rasulullah bersabda : "Apabila salah seorang dari kalian menguap dalam sholat, hendaklah ia berusaha menahannya karena syaitan sedang berusaha masuk"

Kita tidak perlu heran, karena syaitan adalah makhluk yang tercipta dari api yang dapat berubah, berpindah dan bergerak seperti udara dan angin.

2. Meletakkan tangan pada mulut

Maksudnya, agar mulut tidak terbuka ketika menguap, sebuah kondisi dimana manusia terlihat buruk penampilannya dan pada saat itu pun syaitan sedang berusaha masuk ke dalam tubuhnya.

Rasulullah bersabda: "Apabila salah seorang kalian menguap, maka hendaklah ia tahan mulutnya dengan tangannya, karena syaitan sedang berusaha masuk"

Tujuannya agar tidak terdengar suara Aoh pada saat menguap.


Alhamdulillah semoga bisa mengamalkan ilmu ini, karena ilmu ini juga diberikan karena Allah dan Rasul cinta kepada umatnya dan Dia ingin kita mendapatkan kondisi yang terbaik. Masya Allah..indah dan nikmat Nya islam.

Senin, 04 Mei 2015

Monolog Hati Di Siang Hari :)


Wahai diriku yang sedang dilanda kesedihan

Hapus airmatamu

Tegakkan badanmu

Lupakah engkau dengan nikmat Rabb mu yang tak terhingga ?

Mana sabar yang berulang kali kau pelajari dengan seksama ?

Tak percayakah engkau kepada janji Tuhanmu "sesungguhnya di balik kesulitan ada kemudahan yang menyertai" ?


Mari tersenyum...

Bersabar...

dan bertawakal

Cukup Allah untuk tempat meminta dan minta tolong

Jangan pernah ragukan kasih sayang dan janji Allah

Jangan jadi orang yang kufur akan nikmat Allah

Sedih boleh tapi hanya boleh sepersekian detik

Selanjutnya percaya akan pertolongan Allah

Bukankah selama ini engkau hidup dari satu petolongan ke pertolongan Allah yang lain?

Dari satu nikmat ke nikmat yang lain yang tak pernah berhenti?

Jangan sampai karena satu hajatmu yang tidak terpenuhi engkau melupakan nikmat Allah yang begitu banyak

yuk ahhh... Semangat karena Allah :)



*yahh daripada bikin status ga jelas mending monolog dengan diri sendiri aja deh :)*





Senin, 27 April 2015

Untuk Dia Yang Mencintaiku.....


Saat jemu datang, aku punya obatnya yang langsung membuat aku tersenyum

Tersenyum mengenang tingkahmu yang kadang ajaib, lebih lucu dari komedian yang ku tonton di TV

Bahasa tubuhmu begitu lucu ketika menggodaku



Saat aku terbatuk di tengah malam, engkau langsung reflek melompat dari tempat tidur dan mengambilkanku segelas air

Ketika ku menjerit karena takut ada kecoak

Engkau berlari-lari mendatangiku dengan wajah panik, dikira aku kenapa-kenapa

Setiap aku pergi kerja, engkau selalu bertanya lewat bbm "sudah berangkat? sudah sampai? di jalan baik-baik saja?"

Saat aku sedih dan menangis

Engkau selalu bertanya, ada apa? kenapa? Apa aku membuatmu sedih atau ada kataku yang salah

Padahal aku menangis karena baru saja membaca cerita sedih di sebuah buku :)

Tapi engkau begitu marah, ketika aku melongokan kepalaku di depan pintu hanya sepersekian detik tanpa hijab

Engkau menyuruhku untuk kembali masuk rumah lagi saat aku sudah siap rapi duduk di mobil ketika pakaianku tidak memenuhi syarat sebuah hijab bagi seorang perempuan muslim


Sayang...

Selama 12 tahun sikapmu belum pernah berubah dan tetap sama seperti awal aku menjadi halal bagimu

Aku tidak pernah lupa mengingat dan mencatat semua kenangan itu dalam hati dan doaku

Baktiku sebagai istri rasanya belum seberapa di banding rasa sayang dan tanggung jawabmu sebagai suami

Engkau seperti mengalahkan matahari

Setiap pagi selepas subuh engkau sudah berangkat kerja, pulangpun ketika langit sudah gelap


Aku hanya bisa berdoa diantara letihmu

"Semoga setiap langkah ikhtiarmu menjadi amal kebaikan, membawa keberkahan dan Ridho Allah, setiap sesuap nasi dan satu rupiah yang engkau nafkah kan bagi keluargamu menjadi bagian dari sedekahmu. Semoga Allah menjadikanku istri yang selalu bersyukur"

Sayang..Insya Allah hatiku selalu terbawa rindu padamu :)

Inni Uhibbuka Fillah, Sesungguhnya aku mencintaiMu karena Allah











Rindu Yang Selalu Berdetak

Hampir setiap hari terutama malam

Aku  teringat sesuatu

Apa yang terjadi di seberang pulau sana disebuh rumah yang besar dan sepi

Rumah yang kucintai yang berisi sejuta kenangan

Ingin rasanya terbang setiap malam untuk hadir dan melihat keadaanya

Sungguh rindu ini seperti jarum jam yang selalu berdetak



Ma....

Andaikan mama selalu bersamaku

Mungkin aku tidak lagi bersahabat dengan rindu ini setiap malam

Tapi inilah jalan yang telah Allah berikan

Mama nyaman dengan rumahnya

Dan aku berada disini di rumah cintaku yang lain untuk mendampingi dia yang teramat mencintaiku

Seperti yang selalu mama katakan, utamakan suami karena itu kewajiban seorang istri

Walau aku harus "jatuh" pada setiap rindu yang selalu datang

Love you ma, sayangku, cintaku yang tak pernah habis mengisi jiwa ini


Senin, 13 April 2015

Tetanggaku Teman Bersama Ke Surga, Insya Allah....

Hampir satu tahun lebih majelis ilmu belajar tahsin ini terselenggara di komplek perumahan. Rasanya senang, terharu campur bahagia :). Teringat saat awal memulainya rasanya berat, susah dan malas. Sekarang yang terasa, rugi kalau ga datang dan semakin cinta dengan Al-Quran. Memang ada penurunan dari jumlah peserta tapi tidak banyak hanya beberapa orang saja.

Apa yang membuat saya terharu? bukan karena saya, tapi karena melihat perjuangan teman-teman yang hadir walau pekerjaan rumah tangga ga ada habisnya, pergi ngaji bawa anak sambil ngasih makan, nidurin, ngasih asi, nagajak main kalau lagi rewel. Dan sering suara ngaji bercampur dengan suara tangisan bayi hihi tapi para emak tetap semangat dan pantang mundur, ahh kerennn.

Alhamdulillah banyak kemajuan semenjak belajar tahsin, bagi saya pribadi udah tau panjang pendek saat ngaji, sedangkan yang lain yang dulu belum lancar baca sekarang sudah bisa dan yang udah bisa baca dengan tajwid jadi tambah sempurna. Yang penting tak ada kata terlambat untuk mencari ilmu walaupun pelajaran kita sama anak SD sama :). 

Impian saya majelis ilmu ini tetap berlanjut, saling mengingatkan agar membaca Al-Qurannya tetap istiqomah, sama-sama mengamalkan isi Al-Quran dan tetap berjuang menghapalkan Al-Quran walaupun menghafal ayat-ayat pendek aja harus diulang-ulang sampai-sampai pas di tanya gurunya udah hapal belum? eh langsung kompak bilang beluuummmm :))

Tetangga adalah saudara terdekat, dan saya mencintai saudara terdekat saya ini karena Allah, berharap kelak di hari akhir nanti kami tetap menjadi tetangga satu komplek di tempat yang paling terindah yaitu surgaNya Allah, Aamiin...


Selasa, 07 April 2015

Tak Kenal Maka Tak Sayang

Terus terang saya sudah jarang mengikuti berita apalagi tentang politik. Bukan saya abai dan tidak mau peduli tapi saya merasa kebijakan-kebijakan pemerintah sekarang banyak yang di luar logika orang awam. Atau memang saya yang rakyat biasa ini yang tidak mengerti pola pikir mereka, entahlah...
Tapi ketika saya mendengar menkominfo mem-blokir beberapa situs termasuk situs media Islam diantaranya Hidayatullah dan Era Muslim, saya terhenyak karena saya sudah berlangganan majalah ini sejak kuliah tahun 90 dan alasan di blokirnya karena media ini menyebarkan paham radikal dan kebencian terhadap agama lain. Saya menjadi bertanya ke dalam diri saya bertahun tahun saya membaca majalah itu apakah saya menjadi orang yang radikal? tetangga saya yang non muslim suka maen ke rumah bisa di bilang hampir tiap hari dan klien loyal saya banyak yang beragama non muslim, apakah  saya radikal?

Sebenarnya yang memblokir tersebut apa pernah membaca situs tersebut? kemudian yang membuat saya menghela nafas panjang lagi dalam salah satu akun media sosial seorang kyai mengatakan "ga perlu risau dengan pemblokiran situs Islam tersebut karena belajar bukan pada situs tapi pada guru".
Benar pernyataan tersebut kita lebih baik belajar dengan seorang guru tapi apakah semua orang mempunyai kesempatan dan waktu untuk belajar dengan seorang guru sedang media internet sangat dekat selalu ada di gengaman tangan. Apakah sang kyai itu tidak pernah mendengar betapa suatu tulisan pernah menjadi jalan hidayah seseorang untuk lebih baik yang mungkin tidak didapatkan dari penjelasan seorang guru walaupun penjelasan tersebut telah berungkali dijelaskan. Karena setiap orang berbeda dan Allah yang Maha Berkehendak. Saya sedih sesama umat Islam kita bukanya saling mendukung tapi malah saling berselisih.

Sekian lama saya membaca majalah Tarbawi dan Hidayatullah yang saya rasakan Tarbawi dan Hidayatullah sama-sama membawa pesan kebaikan dan menjelaskan ilmu-ilmu agama. Perbedaannya mungkin dari segi bahasa, Tarbawi bahasanya lembut dan halus sedangkan Hidayatullah bahasanya tegas dan langsung walaupun yang dibahas temanya sama. Dengan berlangganan dua majalah ini bagi saya menyempurnakan satu sama lain, yang satu menjelaskan dengan lembut beserta contoh dengan cerita-cerita yang membuat saya menitikkan air mata, sedangkan Hidayatullah membuat saya menjadi seorang yang bersemangat dan tegas menegakkan agama dengan segala perintahNYA.
Makanya ketika media ini di blokir saya sedih, saya cinta dengan agama ini saya cinta dengan Allah dan cinta dengan Rasul. Saga tidak rela ketika agama Islam ini hanya menjadi alat untuk mendukung kekuasaan.
Jika tidak suka dengan suatu tulisan maka balaslah dengan tulisan, tidak setuju dengan suatu paham maka jelasin juga paham yang benar itu bagaimana, jangan langsung menghabisi. 

Saya berdoa untuk pemimpin di negeri ini, semoga menjadi pemimpin yang amanah, yang fokus kepada kesejahteraan rakyatnya bukan hanya pada kesejahteraan penguasa dan pengusaha.

Teringat akan perkataan seorang ulama "Seandainya aku memiliki doa yang mustajab aku akan tujukan doa tersebut pada pemimpinku" (Fudhail bin Iyadh)


Senin, 06 April 2015

Dosa Besar Ke 60 : Perempuan Yang Menyambung Rambut, Merenggangkan Gigi dan Bertato

Assalamualaikum....

Alhamdulillah bisa hadir lagi di majelis ilmu bersama umi Ningsih di Mesjid ATaqwa Bekasi. Bahasan kali ini biasanya banyak di lakukan oleh perempuan baik karena dia tidak tau atau pun sudah tau tapi masih melakukan. Mudah-mudahan kita termasuk orang yang tidak melanggar ketentuan Allah dan walaupun kita pernah melakukan ini karena ketidak tauan kita. Aamiin...

Bismillahirahmaanirahiim.......

Dalam suatu berita ada cerita tentang seorang artis yang ingin menghapus beberapa tatonya, dia katakan menyesal telah membuat tato tersebut, waktu membuatnya murah, sedangkan menghapusnya mahal dan sakit pula, lagipula salah satu tatonya nama mantan pacarnya yang pergi meninggalkannya. 
Dari cerita ini bisa kita ambil hikmah itu baru kerugian secara hitungan matematis dunia, bagaimana dengan kerugian dosa yang Allah melaknat perbuatan tersebut. Naauzubillah min dzalik.

Doa yang sering kita baca pada saat sholat, kita memohon perlindungan dari dosa besar agar jangan sampai melakukan dosa, dan jika terlanjur melakukan dosa kita memohon ampun kepada Allah.

"Allahumma baa'id bainii wa baina khathaayaaya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal maghrib. Allahumma naqqinii minal khathaayaa kaama yunaqqats tsaubul abyadhu minad danas. Allahummaghsil khathaayaaya bilmaa'i watstsalji wal barad"

"Ya Allah, jauhkanlah antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dan barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana dibersihkannya kain yang putih dari noda. Ya Allah cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan air, hujan es dan air dingin"

Nabi bersabda
"Allah melaknat perempuan yang menyambung rambut dan yang meminta untuk disambungkan, perempuan yang menato dan yang meminta untuk di buatkan tato, perempuan yang menggaris bulu alis di wajahnya dan wanita yang meminta untuk dikuris alisnya, perempuan yang merenggangkan gigi untuk mendapatkan kecantikan yang merubah ciptaan Allah"

Surat Al-Hasyr ayat 24
"Dialah Allah yang menciptakan, yang mengadakan, yang membentuk rupa. Dia memiliki nama-nama yang indah. Apa yang ada langit dan di Bumi bertasbih kepada-Nya. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana

Surat Ali Imran Ayat 6 
"Dialah yang membentuk kamu dalam rahim menurut yang Dia kehendaki. Tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahaperkasa Mahabijaksana

Dari ayat tersebut bisa kita simpulkan bahwa, orang yang merubah ciptaan Allah menunjukkan dia tidak Ridho dengan ciptaan Allah karena Allah yang telah membentuk dari dalam rahim. 
Di dalam masyarakat ada kebiasaan jika seorang perempuan hamil maka dianjurkan banyak membaca surat Yusuf biar anaknya ganteng atau surat Maryam biar anaknya cantik. Hal tersebut tidak ada tuntunan nya dalam Al-Quran untuk membaca surat tertentu karena yang dapat mengubah takdir adalah doa.

Surat Al-Mu'min ayat 64
"Allah lah yang menjadikan bumi untukmu sebagai tempat menetap dan langit sebagai atap dan membentukmu, lalu memperindah rupamu, serta memberimu rezeki dari yang baik-baik. Demikianlah Allah, Tuhanmu, Mahasuci Allah Tuhan seluruh alam.

Orang yang membantu menyambungkan rambut juga ikut berdosa karena tolong menolong dalam kesesatan.
Pada zaman Rasul dikisahkan ada sahabat nabi yang mengatakan, "Ya Rasul kami tidak menemukan satu ayatpun yang melarang mengenai perempuan yang menyambung rambut dan meminta untuk disambungkan.
Dalam surat Al-Hasyr ayat 7 dikatakan : "........Apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah, Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah"


Hijrah Story by Irna Mutiara

Sudah lama saya penasaran alias kepo dengan cerita hijrahnya mba Irna :). Saya nge fans dengan karyanya, saya membeli produk Up2Date dari semejak butik itu ada. Bermula dari sering membaca majalah Noor dan pada suatu saat mbak Irna ikut lomba desain yang diadakan majalah tersebut. Pada saat karya finalis dimuat saya langsung jatuh cinta dengan desain casual dengan bahan kaos nya duh rasanya kok gue bangett :)

Setelah lomba tersebut saya tau mbak Irna dengan teman-temanya membuka butik dengan nama Up2Date, mulailah saya membeli baju-baju kerja dengan desain unik dan kasual tapi kualitasnya oke. Walaupun harganya lumayan dibandingkan dengan baju muslimah lainnya. Pada saat itu desain mba Irna bagaikan trend setter yang kadang membuat saya miris karena terlalu banyak bajakan dengan merk lain yang desainnya benar-benar copy paste. Saya prihatin kenapa mereka tidak membuat desain sendiri agar konsumen mempunyai banyak pilihan. Tetapi menurut Mbak Irna karya yang sukses itu jika banyak yang niru berarti karya tersebut di terima oleh pasar. Oalahh mbak kok baik banget ga marah desainnya yang ditiru, saya yang cuman penonton malah gemes :)

Pada awal tahun 2013 Alhamduillah saya berkesempatan umroh pertama kali, ada pengalaman berkesan saat itu saya merasa nyaman dengan pakaian yang saya kenakan saat umroh. Saya memakai pakaian yang bisa saya langsung pakai untuk sholat. jadi pada saat jalan-jalan saya bisa langsung sholat dimana saja tanpa harus repot cari mukena seperti biasanya, rasanya kok praktis banget ya. Setelah pulang ke rumah saya mulai memperbaiki busana saya, mulai pakai kaos kaki, ga pakai celana jeans lagi ganti dengan rok dan gamis, kerudung yang sudah menutup dada selama ini saya sempurnakan dengan tidak memakai bahan yang tipis. Rasanya nyaman dan praktis, Alhamdulillah ya Rabb atas hidayahMU. 

Trend fashion busana muslimah di Indonesia beberapa tahun lalu sempat gegap gempita dengan hijab gaulnya kemudian beralih menjadi trend hijab syar'i. Rasanya sesuatu banget busana muslimah syar'i yang dulu dianggap aneh dan kampungan sekarang menjadi trend dan saya lihat dmana-mana begitu banyak muslimah yang bersliwiran dengan PD nya memakai busana syar'i.
Dalam pikiran saya pernah terlintas coba mbak Irna bikin desain yang syar'i tapi casual yah :) eh beberapa bulan setelah itu saya liat pic mbak Irna di Instagram memakai jilbab dan gamis lebar setelah pulang umroh, wahh ini bakalan jadi isyarat bakal ada desain baju yang syari'i nih ternyata benar kemudian muncul brand baru IM by Irna Mutiara untuk desain syar'i :)

Setelah membaca buku perjalanan hijrah ini saya percaya dan yakin tidak ada yang instan termasuk hidayah. Semua diraih dengan berdoa dan usaha. Saya bangga dengan mbak Irna atas apa yang dia lakukan untuk memajukan fashion Indonesia terutama fashion muslimah, saya doakan semoga berkah, menjadi pemberat amal dan jalan kebaikan serta ikut menjadi bagian dari menegakkan agama Allah melalui karyanya, Aamiin.

Kamis, 05 Maret 2015

Jangan Izinkan

Rabb....
Jangan izinkan lidah ini menyakiti orang lain

Rabb...
Jangan izinkan tangan ini melukai semua makhlukMu

Rabb
Jangan izinkan kaki ini melangkah ke tempat keburukan

Rabb..
Jangan izinkan semua bagian tubuh ini menyakiti cahaya hidup kami yang telah senja

Rabb...
Mudahkan niat kami untuk selalu membahagiakan orang tua kami, jadikan kami sebab yang membuat mereka tersenyum walaupun hanya setitik alasan
Jangan biarkan kami menjadi sebab mereka menitikkan air mata kesedihan walaupun hanya sebesar zarrah

Senin, 23 Februari 2015

Al Kabair - Dosa ke 59 : Mengajak Kepada Kesesatan dan Memberikan Contoh Jalan Yang Buruk

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu

Alhamdulillah bisa hadir lagi di majelis taklim, semoga ilmu yang diberikan menjadi ilmu yang bermaanfaat dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari dan semoga langkah-langkah untuk menuntut ilmu ini menjadi pemberat amal kebaikan di hari akhir nanti, Aamiin...

Bismillah...

Hendaknya seorang muslim menjadi orang yang pembuka pintu kebaikan dan penutup pintu keburukan
Seperti Rasulullah saw mendoakan Jabir Bin Abdullah , agar di beri hidayah oleh Allah dan menjadi orang yang memberikan hidayah.

Sabda Nabi
" Barang siapa yang mengajak kepada suatu kesesatan, maka dia menanggung dosa seperti dosa-dosa     orang yang mengikutinya, hal itu tidak akan mengurangi dosa-dosa mereka sedikit pun"

Surat Al-Ahzab ayat 66-68

Ayat 66 : "Pada hari (ketika) wajah mereka di bolak-balikkan dalam neraka, mereka berkata, "Wahai, kiranya dahulu kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul"

Ayat 67 : " Dan mereka berkata, "Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami telah mentaati para pemimpin dan para pembesar kami, lalu mereka menyesatkan kami dari jalan (yang benar)"

Ayat 68 : "Ya Tuhan kami, timpakanlah kepada mereka azab dua kali lipat dan laknatlah mereka dengan laknat yang besar".


Nabi bersabda :
"Barang siapa yang memberikan suatu contoh jalan hidup yang buruk, maka dia menanggung dosanya dan dosa orang-orang yang melaksanakannya setelahnya, tanpa mengurangi sesuatu pun dari dosa-dosa mereka"

Al-Baqarah 225
"Allah tidak menghukum kamu karena sumpahmu yang tidak kamu sengaja, tetapi dia menghukum kamu karena niat yang terkandung dalam hatimu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyantun".

An-Najm 38
"Bahwa seseorang yang berdosa tidak akan memikul dosa orang lain"

An-Najm 39
"Dan bahwa manusia hanya memperoleh apa yang telah diusahakannya"

Keterangan :
Janganlah kita menjadi orang yang megajak kepada keburukan, misalnya saat ini media sosial begitu akrab dalam kehidupan sehari-hari dan sering kali kita meng-share berita yang kita belum tentu tau kebenaranya misalkan tentang suatu ibadah tertentu, dan jika orang yang membaca share tulisan itu mengikuti apa yang dituliskan maka kita ikut menanggung dosanya tanpa mengurangi dosa orang-orang yang mengikutinya.

Hendaknya kita menjadi orang yang menutup pintu keburukan, misalnya di lingkungan kita ada kebiasaan yang tidak sesuai dengan sunnah maka hendaknya kita menjadi orang pertama yang menjadi pemutus suatu keburukan
seperti hadis Nabi, "Setiap bid'ah itu adalah kesesatan dan setiap kesesatan itu adalah di neraka"

Apakah hadis tersebut diatas bertentengan dengan yang diterangkan dalam dengan surat An-Najm?
Tidak karena dalam surat An-Najm manusia memperoleh apa yang telah diusahakannya dalam kebaikan sedangkan dalam hadis diatas diterangkan akibat dari usaha mengajak kepada keburukan.

Wassalamulaikum

Selasa, 03 Februari 2015

Hijrah

Ketika hidayah tlah datang
Siapa yang dapat menghindar

Ketika hati ingin berubah
Ikuti.....

Sesulit apapun
Jangan pernah putus asa

Andai tidak bisa berlari maka berjalan
Tidak bisa berjalan maka merangkak
Tapi jangan pernah berhenti dan kembali

Selasa, 20 Januari 2015

11 tahun

Senyummu masih tetap terlihat saat menatapku
Kehadiranmu selalu ada tanpa aku meminta
Tanggung jawabmu tak pernah berkurang
Kebahagianku selalu menjadi prioritasmu

Maafkan aku yang masih meneteskan air mata
Diantara senyum kebahagiaanmu

Aku ingin sekarang, besok dan sampai jantung ini berdetak
tetap menjadi kekasihmu
Dan tetap bersama di Surga Nya nanti


Senin, 19 Januari 2015

Dosa Besar Ke 57 : Mencela Para Tokoh Sahabat (76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa)

Alhamdulillah di beri rezeki sehat dan waktu untuk hadir lagi di Mesjid Taqwa mendengar tausiah ummi Nining, kajian Jumat ini buku pegangannya 76 Dosa Besar Yang Dianggap Biasa (Al-imam al-Hafizh adz-Dzahabi). 

Kajian hari ini larangan mencela para tokoh sahabat. Seperti sabda Rasulullah
"Janganlah kalian mencela sahabat-sahabatku, karena demi Dzat yang jiwaku berada di tanganNya, seadainya salah seorang dari kalian menginfakkan emas sebesar gunung Uhud, niscaya itu tidak akan menyemai satu mud atau separuhnya (dari infak mereka)."

Surat At taubah ayat 100
"Orang-orang yang terdahulu lagi yang pertama-tama (masuk Islam) diantara orang-orang yang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik, Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah"

Ali Imran ayat 110
"Kamu (umat islam) adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, (karena kamu) menyuruh (berbuat) yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Diantara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik".

Akibat orang yang mencela para sahabat :
1. Allah mengumumkan perang kepada mereka
2. Tidak ada yang menyamai infak mereka 
3. Mereka termasuk yang kurang imannya
4. Mendapat laknat Allah 

Adab Jimak (Panduan Amal Sehari Semalam)

Alhamdulillah punya teman dan tetangga yang shaleha yang mengajak pada kebaikan, yang ngajak saya ikutan ngaji tiap hari Jumat di mesjid Taqwa Rawa Lumbu. Jazakillah ummu nabil dan ummu deeva semoga kita tetap istiqomah di jalan kebaikan dan kelak dikumpulkan menjadi tetangga juga di surga Allah, Aamiin..

Kajian ahhwat ini memakai buku Panduan Amal Sehari Semalam (Ummu Ihsan dan Abu Ihsan al-Atsari), enaknya punya buku panduan begini  kita jadi tau tema apa saja yang mau di bahas dan ini memudahkan kita kalau ga nyatat :) dan bisa buat baca-baca sebelum ngaji. 

Tema kajian kali ini judulnya langsung bikin senyum-senyum para emak-emak. Padahal di dalam Al-quran bahasanya ga ada yang saru malah di tulis dengan bahasa yang indah dengan perumpamaan yang sangat halus. Tidak ada yang dapat mengalahkan indahnya bahasa Alquran, ini baru saya sadari setelah saya sering berinteraksi dengan Alquran, padahal dulu saya menyakini puisi adalah bahasa sastra yang terindah.

Apa itu Jimak? Jimak itu jika diperumpamakan, ibarat  memasukkan ember kedalam sumur

Adab dalam Jimak

1. Luruskan niat sebagai bentuk ibadah untuk menjaga kesucian dan sebagai pelaksanaan hak dan kewajiban.
Seperti yang diceritakan Allah dalam surat Ali Imran ayat 14 :
"Dijadikan terasa indah dalam pandangan manusia, cinta terhadap apa yang diinginkan, berupa perempuan-perempuan, anak-anak, harta benda yang bertumpuk dalam bentuk emas dan perak, kuda pilihan, hewan ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allah lah tempat kembali yang baik".

2. Mempersiapkan diri dengan sesuatu yang masing-masing di sukai pasangannya.

3.Jangan lupakan dzikir, dengan membaca doa sebelum jimak

Rasulullah bersabda, "Jika salah seorang dari kalian hendak menggauli istrinya, lalu ia mengucapkan :
"Dengan nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah kami dari syaitan, dan jauhkanlah syaitan dari anak yang Engkau karuniakan kepada kami".
Maka jika ditakdirkan terlahir seorang anak dari hubungan tersebut, niscaya syaitan tidak akan bisa memudharatkan selamanya".

Kewajiban membaca doa ini berlaku bagi suami istri, tidak hanya bagi suami saja.

4. Disyaratkan bercumbu sebelum jimak

Surat Al-baqaroh 223
"Istri-istrimu adalah "ladang" bagimu, maka datangilah ladangmu itu kapan saja dengan cara yang kamu sukai. Dan utamakanlah (yang baik) untuk dirimu. Bertakwalah kepada Allah dan ketahuilah bahwa kamu (kelak) akan menemui-Nya. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang yang beriman".

5. Haram mendatangi istri dari duburnya

6. Haram hukumnya ketika istri lagi haid

Surat Al-baqaroh 222
"Dan mereka menanyakan kepadamu (Muhammad) tentang haid. Katakanlah, "itu adalah sesuatu yang kotor". Karena itu jauhilah istri pada waktu haid dan jangan kamu dekati mereka sebelum mereka suci". Apabila mereka telah suci, campurilah mereka sesuai dengan (ketentuan) yang diperintahkan Allah kepadamu. Sungguh , Allah menyukai orang yang tobat menyukai orang yang mensucikan diri".

7. Tidak menyelesaikan hajatnya sebelum istrinya menyelesaikan hajatnya

8. Disunahkan berwudhu apabila ingin mengulang, makan dan minum

9. Menjaga rahasia hubungan suami istri

Sabda Rasulullah "Sesungguhnya seburuk-buruk manusia di sisi Allah pada hari kiamat adalah seorang laki-laki yang menggauli istrinya dan istrinya menggaulinya, kemudian ia menceritakan rahasia hubungan mereka berdua"

Minggu, 11 Januari 2015

Tour Jawa, Liburan Akhir Tahun 24-29 Desember 2014

Bertepatan dengan libur akhir tahun eh anak sekolah juga liburan. Saya hampir ga pernah liburan khusus akhir tahun atau pas jadwal anak sekolah liburan. Yaa karena belum ada yang sekolah di rumah :) dan pastinya kalau musim liburan gitu tempat wisata penuh dan macet, jadi sama aja gak menikmati karena hari kerja juga udah bermacet-macet ria.

Tapi ada undangan reuni alumni IPPSA Yogya pada akhir bulan Desember, sebenarnya ragu-ragu mau pergi karena alasan tadi tapi liat mama semangat mau pergi jalan-jalan katanya udah lama ga ke Yogya akhirnya saat mepet waktunya Bismillah go to yogya, niatnya mau nyenangin mama, plus bawa dua ponakan yang liburan Rara dan Rania.

Day 1 

Seperti yang udah di prediksi jalanan pantura macet dan ramai, karena kita pengen jalan santai dan biar supir dan mama ga terlalu capek, tujuan ga langsung Yogya tapi mampir dulu dan nginap di Semarang. Berangkat habis subuh jam 4 30 nyampai Semarang jam 6 sore.

Begitu sampai Semarang, badan cape perut pun lapar, akhirnya kita nge yoto Bangkong khas Semarang. Saya sih suka dengan masakan soto apa aja kecuali yang pakai santan, cuman yang lidah asli Padang, mama dan rara ga terlalu menikmati karena terbiasa dengan masakan padang banyak bumbu termasuk soto jadi kalau makan makanan yang bumbunya cuman bawang dan garam mereka bilang rasanya ga seru :)

Setelah kenyang kita pun menuju hotel di daerah Simpang Lima, sempat liat keramaian di Simpang Lima dulu, jadi ingat kenangan saat kuliah dulu pas liburan maen ke semarang bersama teman-teman ahh senangnyaaa saat itu :)

Day 2

Besoknya paginya habis subuh kita jalan pagi ke Simpang Lima, banyak yang olahraga juga, sekedar jalan atau naik sepeda yang disewakan. Puas jalan dan foto-foto kita siap-siap lanjut perjalanan ke Yogya tapi mampir dulu ke Lawang Sewu. Sukaaa sama bangunan yang di Lawang Sewu Vintage semua, indah dan keren. Sebagai penggemar bangunan kuno puas-puasin deh foto-foto sambil dengarin sejarahnya :).

Sorenya kita udah sampai di Yogya, duhh Yogya musim liburan bagaikan Jakarta yang pindah, muacettt. Yang bikin ga asyik hotel-hotel di Yogya ini pas menjelang tahun baru tarifnya luar biasa mahalnya. Kata teman yang orang Yogya, "harap maklum soalnya Yogya sekarang banyak hotel-hotel baru dan hari biasa sepi ramainya yaa pas ada acara liburan dan tahun baru aja". Ya sudahlah lain kali kalau ke Yogya pas hari biasa aja jangan pas liburan :).

Seperti biasa kunjungan wajib ke Yogya, silaturahim ke rumah Sonopakis, tempat tinggal masa kuliah dulu. Setiap kesana ingat bagaimana kelebayanku saat pertama kali ke Yogya, home sick terus dan berlanjut sering sakit :( eh tapi itu hanya dua tahun pertama masa penyesuain sesudah itu aku tegar bagaikan batu karang hahaha.

Day 3

Karena banyak jalan yang ditutup ke arah malioboro dan macetnya sangat tidak toleran akhirnya inilah pertama kali dalam sejarah ke Yogya tanpa ke malioboro dan ga masuk ke mirota, huawaa ga jadi beli oleh-oleh titipan, maafkan akuu sodara sodara..........
Buat pelipur lara tetap mampir ke pasar beringharjo lewat belakang dari toko Progo dan langsung parkir di lantai 3 tempat kerajinan. Senang mencium bau anyaman dan akar wangi di sekitar pernak pernik kerajinan. Seperti biasa mampir ke tempat tas, cuman liat-liat ga beli, kemudian ke tempat simbah yang jual kain lawas, beli kain lawasnya aja karena katanya ga sempat jait di bikin selimut, yahh cari kerjaan lagi deh di Jakarta. Ya udah gitu aja cuman putar-putar sekitar kerajinan aja.
Setelah itu langsung mampir Silaturahim ke rumah orang tua kakak ipar, enak sambil ngobrol minum air jeruk nipis hangat plus cemilan peyek, yang akhirnya dibungkusin peyeknya hihihi.

Malamnya ke Wisma Gunung Merah acara reuni. Setelah bertahun tahun ga di Yogya lagi asrama ini masih seperti dulu, malah pintu yang di luar makin sempit. Sayang acara reuni ini ga banyak di hadiri oleh warga SAS Yogya sendiri, katanya sih SAS nya kurang aktif lagi termasuk pengajian tiap bulannya :(. Acara reuni diisi dengan ramah tamah, seneng ketemu lagi setelah beberapa tahun ga ketemu para anggota IPPSA Yogya ini, tapi banyak juga yang belum kenal karena bukan seangkatan dan sangat senior :)

Day 4

Cek out dari hotel pindah ke penginapan di Kalirang tempat acara utama Reuni. Sebelum naik ke Kaliurang, si kakak Rania keukeuh pengen mampir ke Dagadu beli kaos, Yo wes mampir ke alun alun yang ditempuh hampir dua jam karena macet padahal jaraknya deket bangetttt. 
Menjelang siang kita menuju Kaliurang, sempat mampir ke warung makan di Jakal. Anak-anak pada kaget liat harga yang murah dan makanannya pun enak. Ga tau mereka itulah yang membuat tantenya ini begitu sampai ke Yogya langsung berubah penampilan dari yang berat badan minus karena kurus menjadi semok karena banyak makan hahaha 

Sore hari ditemani hujan deras yang membuat kaliurang semakin terasa dingin akhirnya sampai juga di tempat acara. Dinginnn banget karena tempatnya sudah diatas dekat daerah wisata. Langsung naik tempat tidur dan bergelung selimut dulu sebelum ikut acara nanti malam.

Malamnya acara pertemuan seluruh peserta reuni, dibuka dengan ngobrol-ngobrol para senior dan ide untuk membuat silaturahim ini semakin erat di bentuklah Keluarga Alumni IPPSA Yogyakarta, yeayyy akhirnyaa alumni IPPSA pun ada organisasinya ga kalah dengan alumni universitas.
Saya sendiri kalau di tanya apa arti sebuah IPPSA bagi saya, bisa panjang dan sentimentil jawabnya heuheu. Yang pasti ketemu jodoh di IPPSA, tau apa dan bagaimana kampung halaman Sulit Air itu di IPPSA, belajar organisasi di IPPSA juga, belajar bahasa minang pun di IPPSA. Yogya dan IPPSA menjadi saksi bagaimana saya bermetamorfosis dari seorang anak mama ternyata bisa juga hidup mandiri di Yogya :))

Day 5

Acara hari ini seruuu bangett di mulai dari jam 4 subuh kita udah di bangunin pihak hotel karena janji mau ke merapi tour berangkat subuh biar bisa liat sunset dan perginya ituu naik jepp, yihaaa.
Dari hotel menuju kawah merapi sekitar dua jam. Pas berangkat badan gemetar menahan dingin tetapi begitu sampai kaki merapi, Subhanallah pemandanganya luar biasa serba hijau dan indah. Ya Allah ciptaanMu sungguh sempurna. Puas deh para abege termasuk saya foto-foto eh ternyata udah banyak orang juga pas kita nyampai disana.

Saat turun kita mampir-mampir dulu ke museum merapi, batu alien, dan memori rumah yang hancur.Melihat bukti musibah itu hati saya banyak istigfar betapa manusia itu sangat lemah, hanya Allah tempat memohon dan berlindung. Banyak-banyak berdoa agar di jauhkan dan dilindungi dari dosa dan bencana yang ada di muka bumi.

Jam 10 udah nyampai lagi di hotel, siap-siap check out dan lanjut perjalanan. Sebelum bubar acaranya pengajian bulanan yang biasa di adakan di asrama, tapi sayang lagi-lagi orang SAS yang datang cuman 3 orang. Yang ceramah bagus dan tegas, katanya bapak ini udah biasa ngisi di SAS tapi udah lama ga ngasih pengajian, dia tanya apa SAS udah ga aktif lagi? upss orang luar aja tau :)
Isi ceramahnya mengingatkan lagi apa tujuan kita hidup di dunia, karena ibaratnya manusia itu berlari menuju kematiannya. Perbanyaklah berbuat manfaat dan kebaikan selama di dunia, insya Allah itu akan jadi tabungan akhirat. Apapun yang kita lakukan niatkan mencari ridho Allah termasuk reuni ini, karena kita ga tau sampai kapan hidup di dunia.

Rasanya iman yang low bat selama liburan ini diingatkan lagi untuk diisi, Ya Allah Alhamdulillah tausiah ini mengingatkan kami kembali kepada niat dan tujuan hidup di dunia.
Rasanya ga ada yang kebetulan baru diingatkan kematian siangnya dengar berita pesawat Air Asia jatuh, innalillahiwainnnailaihirajiun.

Jam 10.30 lanjut perjalanan ke Bandung, ngantar para abege yang mau lanjut liburan disana. Sempat mampir dulu beli leoleh Bakpia di jalan Magelang karena ga lewat dalam kota Yogya lagi.
Kita lewat pantura lagi, jalanan masih ramai dan padat. jam 6 sore kita baru nyampai Pekalongan, butuh sekitar 8 jam lagi untuk sampai ke Bandung. Akhirnya memutuskan nginap di Pekalongan, yeahh ini dia yang namanya supir pns, jam kerja pagi sampai sore hehe. Makasih ya suamiku sayang......

Day 6

Pagi hari supir udah segar dan penumpang pun semangat :). Tanpa mampir dulu liat liat batik kita lanjut ke Bandung, padahal sih hati pengen mampir tapi takut kemalaman sampai rumah, yo wes insya Allah kapan-kapan.
Jam 3 siang udah masuk Sumedang, ada yang pengen makan siang di RM sunda. Pas liat menu kok ga ada harganya, sempat terlintas khawatir harganya muahall tapi ga jadi nanya berharap ini khan kota kecil ga mungkinlah. Eh ternyata setelah makan, bener deh harganya mahal walaupun ga fantastis banget tapi ga sesuai dengan yang disajikan. Hikmahnya selalu tanyakan harga apabila di menu tidak dicantumkan harga,ingat  jangan malu dan ragu :)

Sesudah makan dan sholat isya di rumah Bandung, lanjutt ke Bekasi. Alhamdulillah jam 10 malam sampai di rumah. Home sweet home, Baiti Jannati.

Panjang dan lengkap ya ceritanya hihi lagi pengen nulis dan cerita aja. Semoga ada hikmah dan menjadi kenangan terindah terutama bagi mama. Everything I do I do it for you mom.

Jumat, 02 Januari 2015

Reuni Akbar Alumni IPPSA Yogyakarta 26-28 Des 2014

Jika ada kata reuni tentu yang terbayang kumpul-kumpul teman lama yang sudah lama tidak bertemu. Seperti arti kata dari reuni, re : kembali, uni : bersatu. Kebanyakan orang selalu semangat jika diajak reuni, karena ada semacam perasaan rindu terhadap kebersamaan masa lampau. Tentu saja jika bicara masa lampau maka kenangan-kenangan yang ada layaknya sebuah film yang berputar di memori kepala, ada kenangan sedih, senang, lucu, atau mungkin tak terkatakan, jadi katakan ia untuk sebuah reuni :))

IPPSA singkatan dari Ikatan Pemuda Pemudi Sulit Air Sepakat. Merupakan sebuah organisasi pemuda pemudi dari sebuah Nagari yang bernama Sulit Air. Jika ada yang merasa aneh dan belum familiar dengan nama daerah ini, ayoo silahkan google biar ga penasaran :).

Saya ikut organisasi IPPSA ini setelah kuliah di Yogyakarta, yang mana karena sering ada kegiatan IPSSA dan SAS di Asrama WGM (Wisma Gunung Merah) sebuah asrama khusus untuk laki-laki terutama bagi perantau yang sedang sekolah di Yogyakarta. Dulu zaman sekolah ga pernah tertarik untuk ikut organisasi ini, paling hanya ikut meramaikan acara konfrensi SAS pulang basamo dengan ikut acara kesenian tari. Kalau ditanya alasannya, mungkin jawaban anak gaul sekarang, yaelahh hare gene masih ikut acara kampung segala :)) Tapi setelah jauh dari rumah dan keluarga, kemudian ikut bersama dalam perkumpulan IPPSA, ikut pengajian dan acara SAS lainnya rasanya seperti mendapat keluarga pengganti di tanah rantau. Seperti kata orang bijak "There are many times when you fell alone but if you have family you never alone" Maka jadilah saya aktif di IPPSA Yogya selama kuliah disana hingga mendapatkan jodoh sesama IPPSA juga, ini dia yang dinamakan jika sesuatu itu dilakukan dengan cinta hasilnya dapat cinta juga heuheuheu *kabur ahhh* :)))

Banyak pengalaman organisasi yang di dapat termasuk mengenal seperti apa dan bagaimana Sulit Air itu. Rasanya aneh dan nyesal kok udah jauh di Jawa baru ingin kenal kampung padahal selama ini tinggal di Pekanbaru yang secara geografis lebih dekat dengan Sulit Air, dan sering pulang kampung pula. Duhh kemana aja mbak hehehe

Reuni akbar ini untuk semua angkatan dan banyak di hadiri oleh para Senior asrama WGM. Saya yang jauh lebih muda angkatannya, ikut riuh dalam suasana mengingat kenangan para penghuni asrama masa lalu, apalagi para senior itu sekarang sudah berkeluarga, mandiri dan sukses dengan profesinya masing-masing. Banyak gelak dan tawa dalam setiap percakapan apalagi mengingat kejadian dan foto-foto zaman lalu.

Dua hari acara diisi dengan silaturahim dan berbincang-bincang, hari pertama tanggal 26 Des 2014 acara diadakan di Asrama Gunung Merah, di jalan Solo dan hari kedua acara diadakan di Kaliurang di Hotel Puri Indah Inn. Para peserta sepakat untuk semakin mengukuhkan silaturahim para alumni ini maka di bentuklah "Keluarga Alumni IPPSA Yogyakarta". Diharapkan dengan dibentuknya organisasi ini, semangkin mengukuhkan jiwa kekeluargaan dan persaudaraan serta dapat memberi manfaat buat nagari dan warga.

Banyak rencana dan agenda dengan adanya organisasi para alumni ini. Seperti asrama yang terus bermanfaat dengan berjalannya waktu dan penghuni nya yang selalu berganti. Diharapakan para alumni juga seperti itu, bermanfaat ilmunya, bermanfaat rezekinya dan bermanfaat umurnya. Barakallah.... semoga masih ada silaturahim selanjutnya dan masih diberi umur, kesehatan dan rezeki untuk berkumpul kembali dan yang terpenting kelak kita tetap dikumpulkan bersama orang-orang yang kita cintai seperti keluarga alumni IPPSA ini di tempat terindah yang Allah janjikan yaitu surgaNya, Aamiin...