Jumat, 09 September 2016

Amal Apa Yang Bisa Kamu Banggakan?


Percakapan sepasang suami istri di malam hari 


Suami: Gimana kabarnya hari ini, masih sedih?

Istri :Iya (sambil manyunin bibir biar lebih drama)

Suami: Sayang..........

Istri : (Hmmm bakal mau kasih tausiah nih)

Suami : ".............(cerita tentang syukur,sabar dan tawakal) .................."

Istri :  Diam sambil merem dengarin nasehat, kemudian sampai pada kalimat yang bikin hati dan mata saya seperti aliran sungai

"Punya amalan yang bisa di banggakan ga di hadapan Allah? klo ga punya yuk kita jadikan sabar dan tawakal kita ini sebagai amalan yang bisa kita banggakan di hadapan Allah nanti,  Selama ini jangankan sholat malam sholat sunat rawatib aja kita masih bolong-bolong belum amalan yang lain.
Malu kita sama Allah yang udah begitu baik sama kita, Klo kita liat orang lain kehidupan kita sangat jauh lebih beruntung. Yukk perbanyak syukur"

"Aku juga suka merasa sedih karena belum bisa bikin kamu bahagia, pengen selalu temanin kamu, menghibur kamu...................."

Ya Rabb sampai disini saya nggak sanggup lagi dengar kalimatnya. Bener banget saya belum punya amalan terbaik trus suami aja yang tiap hari udah pergi subuh pulang malam dan weekend menyediakan dirinya untuk mengantar kemana saya mau bilang masih bilang belum bisa bikin saya bahagia.  Masya Allah maluu sayah. langsung saya cium punggung tangannya untuk minta maaf :(. Padahal mellow ini ga jelas banget sebabnya. 
Ya Rabb maafkan dosa saya, Nikmat TuhanMu yang mana lagi yang kamu dustakan?

Jadi teringat sebuah hadist nanti di neraka yang paling banyak penduduknya kaum wanita karena mereka sering kufur kepada kebaikan suaminya. Ya Rabb semoga saya tidak termasuk bagian dari yang kufur. 

Dear pak suami ganteng yang  sholeh (Insya Allah, Aamiin yang kenceng :) )
Saya mencintaimu karena Allah . Semoga selalu terjaga dalam kebaikan dunia dan akhirat ya dan semoga kita tetap bersama sampai ke surgaNya ..........(sambil senyum manis heuheu)


*Gini deh galau ga jelas. Yaa inilah perempuan eh saya maksudnya,  akal nya selemah imannya *

Kamis, 08 September 2016

Orang Yang Bahagia


Jika kebahagiaan bisa di beli 
Tentu ada yang namanya toko kebahagiaan

Jika sedih itu bisa ditiadakan 
Tentu saja tidak ada kehidupan yang berputar

Jika engkau punya hati yang luas
Syukur dalam segala kondisi
Engkau orang yang paling bahagia di dunia


Rabu, 07 September 2016

Berbeda Tapi Tetap Berteman


"Kultus dan fanatisme bisa muncul dimanapun. Maka berjumpa, berbicara, dan bertukar pandangan antar kita di majelis yang berbeda amatlah berharga"
(Salim A Fillah)


Saya suka banget dengan kalimat diatas cocok di zaman hingar media sosial saat ini. Saya termasuk pengguna media sosial banyak ilmu dan kebaikan yang saya dapatkan. Tapi sering saya membaca ketika seseorang mempost suatu ilmu agama yang koment tidak menyukai begitu sengit berdebat dan kadang tidak disampaikan dengan bahasa yang baik. Padahal simple banget ga suka jangan baca dan tidak setuju bikin postingan yang sesuai dengan pemahaman kita. Daripada ribut merusak hati lebih baik berjumpa, belajar, memahami dan sama-sama mendengar.



Senin, 29 Agustus 2016

Tetap Berjuang



Dulu kami bersama-sama karena kesamaan rasa

Kini semuanya telah pergi sesuai dengan perjalanan hidup dan takdir dari Nya

Sedihh? Pasti

Kangen? Banget


Satu hal yang tetap membuat aku bertahan dengan senyuman dan sabar

Ini adalah cerita terbaik dari yang punya kehidupan

Ikut mendoakan dan bahagia adalah cara terbaik yang bisa kulakukan

Tidak ada cerita tentang  meninggalkan dan ditinggalkan

Yang ada hanya doa yang saling bertemu 

Walau mata tak saling menatap





Senin, 15 Agustus 2016

Jalan Sunah Yang Penuh Cinta


Nasehat bagus dari Ustad Salim A Fillah

"Jalan sunnah adalah jalan tak suka ribut tentang khilafiyyah furu'iyyah"


Jujur,  Semenjak saya belajar dan mengenal ilmu sunah senangnya luar biasa dan cinta kepada agama ini jadi bertambah plus takut banget sama dosa.
Banyak ilmu yang saya dapat serta meluruskan pemahaman saya yang banyak keliru pada masa lampau.

Hanya saya banyak melihat kok sebagian orang banyak berdebat dengan suara dan otot leher yang kenceng. Setiap orang punya pemahaman yang berbeda tentang pemahaman agama.Tergantung apa latar belakangnya dan dengan siapa dia belajar agama.

Bagi saya biarkan saja orang punya pemahaman yang berbeda dan jangan jadikan itu menjadi sebab hubungan sesama muslim menjadi terganggu.

Ketika kita dalam suatu komunitas mempunyai pandangan berbeda terhadap sesuatu kita toleransi aja terhadap mereka dan diharapkan mereka juga memahami prinsip yang kita pegang.

Ingat dulu mungkin kita juga seperti mereka dan bagaimana hidayah dan syiar akan tersampaikan jika ada gap diantara kita.

Saya setuju dengan beberapa tulisan ustad Salim yang bersambung di Instagramnya bahwa umat perlu anasir-anasir penyatu,perekat,perangkul dan penyambung.
Barakallah 

40 Tahun

Dimulai dari sekarang ga pakai nanti apalagi tapi
Orientasi hidup sudah bukan dunia lagi
tapi persiapan hidup sesudah mati

Bismillah...
Masih banyak yang harus diperbaiki
Masih perlu ilmu lebih banyak
Tekad harus kuat
Doa harus lebih kencang
Semangat jangan kasih kendor

Niat agar Allah Ridho terhadap hidup ini
Semoga rahmatnya mengiringi setiap langkah 

Rabb.......ampunilah dosaku
Aku hambaMu yang lemah 
Sungguh sungguh meminta
Agar Engkau mudahkan aku melakukan kebaikan
dan hilangkan penyakit hati yang seringkali menyertainya

Sungguh bertemu denganMu dan orang-orang yang mencintaiMu 
Serta berkumpul dengan orang-orang yang ku cintai  di surgaMu
Impian terindah yang ingin kugapai.
Aamiin..........

Rabu, 20 Juli 2016

Dear M, Barakallah Semoga Sehidup Sesurga

Disuatu siang ketika saya sedang mengantar mama ke rumah saudara, ada telpon yang nomornya tidak tercatat di phone book saya. Setelah diangkat ternyata dari sahabat lama sewaktu kuliah. Supriseee karena udah lama ga berinteraksi dan ternyata dia memberi kabar gembira kalau hendak menikah.

Rasanya senang banget. Walau saya jarang berinteraksi dengan teman-teman, ngumpul atau reuni dan jarang aktif di sosial media tapi jika pikiran saya sedang teringat kepada mereka saya selipkan doa cinta untuk mereka. 

Teman saya bilang, "kok ekspresi kamu biasa aja dengar kabar ini"? hihihi saya mau ketawa rasanya dengar pertanyaan polos dia. Selama ini saya doakan yang terbaik buat dia dan saya yakin Allah sudah siapkan jodoh buat setiap hambanya, masalahnya manusia tidak tau kapan dan dengan siapa. Jadi begitu dengar kabar itu saya hanya berucap Alhamdulillah dan satu lagi jujur saya emang si muka datar alias ga ekspresif orangnya hahahaha.

Tidak ada kata terlambat, menikah di usia menjelang empat puluh dengan menikah di usia 20 dan 30 sama aja, yang penting berkah dan Ridho NYA. Senang dan susah tetap sama-sama dihadapi.

Buat my dear M, Alhamdulillah selamat ya... melihat senyum bahagiamu di foto membuat saya ikut tersenyum juga serasa bahagia juga menjadi milik saya, barakallahu laka wa baraka 'alaika wajama'a bainakuma fi khair. Semoga berkah Allah dilimpahkan kepadamu, semoga berkah Allah dilimpahkan atasmu, serta menghimpun engkau berdua dalam keadaan yang baik (kebahagiaan). Semoga sehidup sesurga.

Ramadhan 1437 H

Taqaballahu minna waminkum, maaf lahir bathin semua :)

Udah lama ga nulis semenjak puasa dan lebaran, jadi kangen sayah :) Diluar kebiasaan beberapa tahun ini biasanya di bulan ramadhan saya lebih sering nulis dan bikin file khusus ramadhan tapi kemaren ingin lebih banyak berinteraksi dengan Alquran tanpa menuliskannya di blog. Ternyata emang enak jika sering berinteraksi dengan Alquran itu apalagi mempelajarinya, ga hanya pahala yang dapat hati, jiwa dan pikiran ikut tenang. Alhamdulillah..........

Puasa tahun ini ada pengalaman tidak terlupakan di tengah semangat beribadah di bulan Ramadhan pas di sepuluh hari terakhir, qadarullah Allah takdirkan saya sakit dan sampai nginap di rumah sakit, pengalaman pertama saya nginap di rumah sakit :(.

Terasa banget kecilnya saya dan tidak berdayanya seorang hamba tanpa pertolongan Allah. Rencana udah matang buat itikaf dan keluar kota sekalian ngantar bapak, jalan-jalan, pokoknya rapi deh. Pas banget sakitnya pada saat hari H rencana. Alhamdulillah Alla Kulli Hall. Rencana Allah itu pasti dan terbaik sedangkan rencana manusia seperti membuat gunungan pasir di pinggir laut dan kemudian disapu ombak. Tak ada yang saya sesali hanya mengambil hikmah dan istigfar sebanyak mungkin.

Ini lebaran pertama tanpa kehadiran mamak dan saya berlebaran bersama keluarga suami seperti biasa semenjak awal pernikahan kami gantian untuk pulang lebaran jika tahun kemaren pulang ke tempat saya tahun ini bersama keluarga suami. Terasaaaaa banget betapa kehilangannya, pada saat masak biasanya mamak yang menyiapkan semua, anak-anak hanya bantu-bantu. Kemaren semua disiapkan sendiri bersama kakak-kakar ipar juga dan sempat merasa bingung ini cara masaknya gimana dan berakhir dengan bolak balik telpon mbak nik asisten keluarga yang seperti sudah keluarga sendiri secara udah hampir 40 tahun bekerja bersama mamak. Mamak memang baik dan tangguh.

Pada saat sakit dan kehilangan ini saya sering teringat akan kematian. Galau rasanya jika ingat tabungan amal belum banyak sedangkan dosa ga terhitung. Ya Allah berikan iman dan hidayah sampai akhir hayatku. Aaminn.

Berharap dan berdoa semoga menjadi alumni ramadhan yang istiqomah tetap melanjutkan amal-amal kebaikan di luar bulan ramadhan hingga tercapai tujuan menjadi hamba yang bertaqwa.

Jumat, 13 Mei 2016

Tutur Hati (Halimah Alaydrus) Dalam Kata, Kalimat, Bait dan Lembar



Jika cinta adalah hal yang patut diperjuangkan

Maka di cinta Allah adalah puncak tujuan para pejuang

Mari kita perjuangkan........!!

(Halimah Alaydrus)




Buku tutur hati ini merupakan kumpulan tulisan penulis dalam berbagai sosial media. Seperti judul bukunya  tulisan ini seperti cinta yang menjelma menjadi kata-kata. Penuh kebaikan, nasehat dan ilmu.

Bagi saya setiap tulisan yang dibuat dari hati selalu istimewa, Karena bukan hanya sekedar kumpulan kata-kata yang bisa di baca. Tapi ada suatu sesuatu di balik itu semua. 

Hanya ini yang bisa saya katakan :

Jika mulut yang bicara hati masih bisa mempertanyakannya. 
Tapi jika hati yang berkata, hanya rasa yang bisa mendengar

Rasa seperti apa yang aku punya?
Tergantung sebersih apa hati yang ku pelihara


:{
















Selasa, 26 April 2016

Jiwa Yang Tenang, Makna Dari Surat Al-Fajr

 Assalamualaikum ............

Alhamdulillah hapalan saya sudah sampai surat Al Fajr, walaupun butuh waktu berminggu minggu agar lancar :}

Arti dan makna surat Al Fajr ini bagi saya sangat dalam maknanya, terutama ayat terakhir yang sudah sering banget saya dengar kalimatnya. Bagi saya kalimat tersebut sangat bagus dan menyentuh hati

"Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada TuhanMu dengan hati yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati rida dan di ridhai oleh-Nya.Masuklah kedalam golongan hamba-Ku. Dan masuklah ke surga-Ku."

Puluhan tahun lalu pertama kali saya membaca arti dari ayat Al-quran ini,  saat itu saya masih sekolah dan belum banyak berinteraksi dengan Al-Quran. Saya bertanya tanya didalam hati seperti apa ya jiwa yang tenang itu? Karena Allah menyuruh kembali dan menerima hambanya hanya yang berjiwa tenang. Apakah jiwa yang tenang itu orang yang santai dan ga gampang marah atau yang cool habis :). Hanya itu dulu dugaan saya yang akalnya masih pendek.

Pertanyaan itu saya simpan terus di dalam benak dan pikiran saya.
Sekarang saat menghapal ayat tersebut dan membacanya berulang-ulang saya teringat kembali pertanyaan tersebut. Saya menemukan penjelasan yang rinci dari Ibnu Athaillah dalam bukunya Misteri Berserah Diri Kepada Allah.

Saya tulis ya disini penjelasannya biar saya ingat :}

1.Ayat ini mengindikasikan bahwa ada tiga macam jiwa yaitu jiwa yang memerintahkan kepada keburukan, jiwa yang menyesali diri dan jiwa yang tenang. Allah Swt hanya berbicara kepada jiwa yang tenang

2. Dalam ayat itu Allah memberikan nama kuniyah (julukan) kepadanya. Dalam bahasa Arab, nama julukan digunakan untuk mengungkapkan kemuliaan dan kebanggaan.

3. Allah memuji dan menyanjungnya sebagai jiwa yang tenang karena ia telah berserah diri dan bersandar kepada-Nya.

4. Allah menggambarkannya sebagai jiwa yang bersifat tenang. Kata al-muthama'in (yang tenang) berarti tanah yang rendah. Karena ia merendah dengan ketawaduannya, Allah memujinya dan memperlihatkan kemuliaannya.

5. Jiwa yang memerintahkan kepada keburukan dan jiwa yang menyesali diri tidak diizinkan kembali kepada Allah dengan penuh kemuliaan. Hanya jiwa yang tenang yang diizinkan kembali kepada-Nya karena ketentraman yang dimilikinya. Ayat ini menyiratkan dorangan kepada hamba untuk mencapai maqam jiwa yang tenang, yang hanya bisa dicapai dengan berserah diri kepada Allah dan tidak ikut mengatur bersama-Nya.

6. Penggunaan frase kembali kepada Tuhanmu menunjukan kelembutan rububiyyah-Nya yang menentramkan, menyejukan dan merupakan penghormatan baginya.

7. Allah berfirman, "dengan hati yang ridha" yakni dengan ridha kepada Allah di dunia dengan menerima segala ketentuan-Nya dan di akhirat dengan kebaikan dan karunia-Nya. Hal itu mengingatkan hamba bahwa kembalinya ia kepada Allah hanya bisa diraih dengan sikap tentram dan rida kepada-Nya. Ayat itu juga menyiratkan bahwa seseorang baru mendapatkan rida dari Allah Swt di akhirat jika ia bisa ridha di dunia.

8. Firman Allah Swt. "dan di ridhai oleh-Nya", merupakan pujian yang sangat istimewa kepada jiwa yang tenang. Itu merupakan pujian dan sebutan yang paling agung. Bukankah Allah telah berfirman, "Ridha dari Allah adalah lebih besar".Pernyataan itu diungkapkan setelah Dia menyebutkan pelbagai nikmat yang di dapatkan oleh penduduk surga. Artinya.di banding semua nikmat surga lainnya, nikmat ridha Allah kepada mereka merupakan nikmat yang paling agung dan besar.

9. Firman Allah, "masuklah ke dalam golongan hamba-Ku," artinya ia diseru dan di ajak masuk ke golongan hamba-Nya. Lalu, hamba seperti apakah yang dimaksud dalam ayat itu? Mereka adalah hamba yang mendapatkan kemuliaan dan pertolongan bukan hamba yang menjadi target kemahakuasaan dan kemahaperkasaan-Nya. Mereka adalah hamba yang dikatakan kepada Allah, "Engkau tidak memiliki kekuasaan atas para hamba-Ku itu, bukan hamba yang dikatakan, "Seluruh yang terdapat di langit dan bumi datang kepada Tuhan yang Maha Pemurah sebagai hamba".

10. Firman Allah, "Dan masuklah ke surga-Ku mengandung isyarat bahwa seluruh sifat yang dimiliki oleh jiwa yang tenang itulah yang membuatnya layak diajak bergabung ke golongan hamba-Nya dan masuk ke surga-Nya. Surga yang dimaksud adalah surga ketaatan di dunia dan surga kenikmatan di akhirat.

"Sifat tenang dan ridha manusia itu hanya bisa terwujud ketika hamba tidak ikut mengatur. Jiwa manusia tidak akan tenang sebelum ia berhenti mengatur bersama Allah karena memercayai pengaturan-Nya yang baik. Sebab. apabila ia telah ridha kepada Allah tentu ia akan berserah diri kepada-Nya, tunduk pada putusan-Nya dan taat kepada perintah-Nya. Dengan begitu ia merasa tentram dengan pemeliharaan-Nya dan tenang dengan bersandar kepada kekuasaan-Nya. Ia tidak lagi merasa gundah dan risau."

Alhamdulillah Alladzi bi ni'mathi tatimus shalihat..... seneng dapat penjelasan ini bertahun tahun hanya jadi pertanyaan  di hati sekarang udah tau jawabannya:),  Sekarang tinggal mengamalkannya bagaimana caranya biar menjadi hamba Allah yang tenang dan ridha. Allahu musta'an.

Rabu, 20 April 2016

Masa Penantian

Sebaik-baik nasehat adalah kematian


Beberapa bulan ini berita duka berturut-turut menghampiri keluarga saya. Mulai dari mamak.tante sampai yang terakhir sepupu yang berusia sama dengan saya. Jujur setelah pulang dari ngelayat, mesjid lalu ke  kuburan. Saya selalu pulang kerumah dengan penuh pikiran.

Pikiran dan hati saya berkecamuk, Ya Allah akhir seperti apa nanti yang akan saya hadapi ? Semua berharap berpulang dengan khusnul khatimah dan sebaik-baik amal. Tapi kita tidak bisa memastikan hanya bisa berusaha dan berdoa. Antara harap dan takut bermain-main dipikiran saya.

Karena ini masalah takdir yang berada di luar kendali manusia, pada akhirnya saya hanya bisa pasrah dan terus berdoa semoga kembali kepada Allah dengan keadaan beriman. Satu yang selalu saya tanamkan berulang kali di hati saya, terus berbuat kebaikan, lakukan yang bermanfaat dan jauhi dosa.

Semoga Allah selalu berikan hidayah sampai nafas terakhir saya dan yang terucap hanya Allah di lisan dan hati saya. Aamiin...


Rabu, 13 April 2016

Bertetangga Sampai Ke Surga

Udah lama ya ga cerita soal taklim milano, pengajian dikomplek kami. Walaupun orangnya semakin menyusut tapi ga mengurangi semangat untuk tetap mengadakan kajian ini. Semoga penyusutan ini bukan karena bosan atau futur tapi karena ada uzur lain yang saya harap suatu hari nanti mereka akan ikut kembali. Tetap semangat dengan cita-cita "Bertetangga Sampai Ke Surga"

Taklim bagi saya kebutuhan, sama seperti seperti kebutuhan makan dan minum. Sepenuhnya saya sadar bahwa ilmu saya masih kurang, amal masih sedikit sedangkan maut pasti akan datang tanpa permisi. Bagaimana mau beramal kalau belum berilmu. Maka berilmu dulu sebelum beramal.

Ada sesuatu yang baru dalam taklim beberapa bulan ini, Ada kewajiban setoran menghafal. Sepertinya kita-kita harus dipaksa dengan jadwal setoran dengan memakai buku laporan, soalnya selama ini kalau di suruh setoran sendiri semua pada bilang belum hafal :)). Tapi saya senang dengan metode setoran ini karena mau tidak mau saya jadi lebih disiplin dalam menghafal,  Dulu pas ingat dan kapan mau aja menghafalnya tapi sekarang udah tau kalau minggu depan setoran surat apa karena telah ditentukan. Semenjak rutin menghafal ini rasanya saya ga punya waktu lagi buat membaca novel :).

Menghafal ini tidak mudah tapi juga tidak sulit. Tidak mudah karena saya harus rajin mengulang-ulang setiap hari dan tidak bisa hanya sekali membaca untuk hafal. Tetapi tidak sulit juga karena ternyata saya bisa juga menghafal surat-surat yang lebih panjang. Jadi... mungkin ini soal niat, semangat dan ketekunan. Semoga Allah mudahkan kami semua dalam menghafal ayat-ayat NYA dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Jika saya lagi malas dan cape saya ingat suatu nasehat bahwa tidak ada kata istirahat di dunia. Istirahat itu jika kaki sudah menapak di surga. Jadi,,,,,,,,,,,,,, jangan pernah lelah untuk berbuat kebaikan.
Yuk...semangkA kakak...:)  semangat karena Allah............

Senin, 11 April 2016

Persahabatan


Setialah pada persahabatan,
 Tidak hanya setia pada kebersamaan
 Tapi juga setia pada kebaikan dan kebenaran

#Bapak


"Semakin hari ingatan dan kerinduan kepada mamak itu semakin dalam" kata bapak

Ketika rindu itu memeluk bapak, Alquran dan dzikir yang menjadi obatnya

Raga memang tidak bersama tapi hati tak pernah berpisah

Semoga hati bapak semakin kuat dengan doa dan bacaan Al Quran yang dilantunkan

Kamis, 17 Maret 2016

Persahabatan itu..........

Persahabatan itu........

Menampung semua cerita dan

Menyimpan rapat setiap rahasia 


Bertukar cerita itu biasa

Apalagi tertawa bersama

Sampai pada suatu masa



Ketika kita tak sanggup berkata

Yang ada hanya air mata

Sahabat sejati mengerti harus seperti apa


Tak perlu bicara untuk mengerti

Tak perlu kata untuk bicara

Cukup pelukan dan doa

Bersahabat karena Allah 



Rabu, 16 Maret 2016

Cinta Bapak Untuk Mamak


49 tahun bersama dalam berbagai cerita

Semua kenangan tersimpan nyata 

Ada air mata karena bahagia dan 

Ada sebuah senyuman untuk sebuah luka 


Kesetiaan dan cinta yang telah teruji begitu rupa

Lewat kehidupan yang tidak mudah 

dan juga tidak sesulit yang orang kira


Sebuah pelajaran bagi kami yang di tinggalkan 

Bahwa hidup ini dijalankan untuk menanam

Menanam sebanyak mungkin kebaikan dan

Ikhlas ketika di dunia tidak terbalas

Karena balasan sesungguhnya ada di Akhirat


Sayang dan Cinta buat Almarhun Abak, mama, bapak dan Almarhumah mamak

Aku mencintai orang tuaku seperti aku mencintai kebaikan yang ada di seluruh dunia ini

Semoga Allah beri kemudahan untuk menjadi anak yang berbakti

Aamiin


Note : 1 bulan 19 hari setelah kepergian mamak

Film Ketika Mas Gagah Pergi (KMGP)

Berusaha mencari waktu dengan suami untuk bisa nonton KMGP ini walaupun jam terakhir. Emang sedikit maksain sih, bagi saya bukan hanya sekedar ingin nonton tapi dengan alasan atas sebuah kenangan hehehe iya saya memang baper (kebawa perasaan).

19 tahun lalu saat kuliah di Yogya, saya  pertama kali membaca cerita KMGP saat itu marak novel dan cerpen islami, saya sangat menikmati belajar tentang Islam lewat karya sastra. Apalagi saat itu saya memang haus sekali untuk belajar agama. Kondisinya saya baru berhijab dan ilmu agama saya masih sangat kurang. Jadilah cerpen KMGP menginspirasi saya bahwa hidayah dan ilmu itu harus di cari dan di kejar trus bercita-cita juga kelak jika punya suami seperti mas gagah yang semangat belajar agama, berdakwah dan  ganteng xixixi.

Tahun 1990 pengajian belum semarak seperti saat ini. Biasanya ada di mesjid kampus-kampus. Saat itu saya terus mencari dimana ada pengajian yang bisa saya ikuti. Dan KMGP menjadi inspirasi bagaimana cerita sebuah perjalanan hijrah. Dulu saat membaca cerita itu saya benar-benar berurai air mata walaupun itu kenyataanya sebuah cerita fiksi tapi bagi saya itu seperti kejadian nyata bagaimana ujian keimanan seseorang. Makanya ketika KMGP menjadi sebuah film saya terharu, terharu atas perjuangan mbak Helvy Tiana Rosa (HTR) untuk mewujudkan ini menjadi sebuah film yang ujian dan rintangannya tidak mudah karena mempertahankan idealisme dan roh dari cerita KMGP. 

Munculnya KMGP menjadi sebuah film juga mengingatkan memori saya lagi bagaimana perjalanan hidup saya selama ini. Saya yang seperti sekarang ini hasil dari proses belajar selama 19 tahun yang lalu. Bagaimana saya memaknai hidup dan hidup seperti apa yang saya jalankan. Saya percaya dakwah bisa dilakukan dengan banyak cara dan saya sangat tidak setuju dakwah hanya diartikan dengan berbagai ceramah di suatu tempat atau di mesjid-mesjid. Karya sastra bisa dijadikan sebuah cara dakwah untuk mengajak orang lain berbuat kebaikan dan mbak Helvy dan Asma Nadia telah membuktikan dengan puluhan karya mereka. 

Bagi saya tidak masalah ketika KMGP kurang menghasilkan penonton seperti yang di targetkan, film ini sudah menjadi pemenang saat ia baru dituliskan apalagi sekarang menjadi sebuah film. Menjadi pemenang di hati orang-orang yang mendapatkan kebaikan dan keberkahan. Alhamdulillah saya lihat penonton KMGP sangat banyak di berbagai daerah. Barakallah buat mba Helvy dan semua yang terlibat di film ini, juga bagi para penonton, saya percaya sesuatu yang berasal dari hati akan sampai ke hati. 



Jumat, 12 Februari 2016

Hujan by Tere Liye

"Bukan melupakan yang menjadi masalahnya. Tapi menerima. Barang siapa yang bisa menerima, maka dia akan bisa melupakan. Tapi jika dia tidak bisa menerima, dia tidak akan bisa melupakan"

Bagi sebagian orang biasanya hujan identik dengan romantis, galau, makanan atau malah sebel :) Perhatikan saja status di sosial media ketika musim hujan, bertaburan puisi, suasana romantis, makanan hangat atau malah bersikap seperti menyalahkan hujan karena tidak bisa beraktivitas di luar ruangan. padahal Islam mengajarkan ketika hujan berdoa minta agar diturunkan hujan yang bermanfaat dan perbanyak doa karena rahmat Allah turun pada saat hujan. 

Novel tentang kisah persahabatan dari masa kecil hingga akhirnya rasa itu berkembang menjadi cinta pada saat mereka dewasa. Apa yang istimewa dari novel ini? bagi saya imajinasi tekhnologi seorang Tere Liye luar biasa ada mobil terbang, kamera terbang dan tekhnologi menghapus kenangan buruk. Tapi ada juga yang membuat saya ngeri, paparannya tentang dampak lingkungan, semoga itu hanya fiksi. 

Pesan utamanya ada pada soal menerima kesedihan atau luka. Saya memaknainya menerima disini dengan ikhlas. Ketika hati ikhlas dan ridha menerima suatu keadaan apapun, hati akan menjadi tenang, tidak perlu melupakan tapi lebih kepada sikap legowo atau tawakal. 

Novel yang menghibur tapi tetap menyelipkan pesan kebaikan, seperti buku-buku Tere Liye lainnya.



Waktu


Kehilangan seorang perempuan terkasih mampu membuat seorang laki-laki jatuh

Jatuh dalam kesedihan, jatuh dalam kehilangan dan jatuh dalam kesepian

Mungkin begitu juga sebaliknya ketika seorang perempuan kehilangan seorang laki-laki tersayang


Dulu aku percaya waktu adalah obat segalanya

Dengan waktu air mata akan mengering dan bekasnya akan menghilang

Dengan waktu kesedihan akan memudar

Tapi siapa yang bisa menentukan perasaan seseorang akan berubah??

walaupun berpuluh tahun kemudian


Hanya Dia pemilik jiwa dan hati yang dapat membolak balikan perasaan

Maka memohon dan bersandar hanya kepadaNya

Mohon agar Allah memberikan kekuatan iman dan

Keteguhan hati

Pinta dengan penuh harap agar disaat sedih lisan ini berucap hanya kebaikan

dan raga berbuat hanya untuk ketaatan


Rabb... jika kami tidak Engkau beri cobaan mungkin kami lalai dari mengingatMu

Tanda cintaMu kepada kami tak pernah usai

Selalu ada cara untuk membuat kami lebih taat dan ingat padaMu


Rabb...

Semoga kami termasuk hamba yang Engkau cintai dan kami pun mencintaiMu




*16 hari setelah kepergian mamak*

Rabu, 03 Februari 2016

Arti Kehilangan

Kini aku tau apa arti kehilangan yang sesungguhnya
Ketika kulihat sujudnya semakin lama
Doanya semakin khusuk
Arti mata sering tergenang ketika mengenang sosoknya

Mak...anak laki-lakimu sangat mencintaimu
Ia mencintaimu karena Allah
Segala kesedihannya ia tumpahkan saat bermunajat kepada sang pemilik jiwa
Semoga menjadi pengugur dosa dan pemberat amal kebaikan bagi mamak kelak











Selasa, 02 Februari 2016

Mamak


Selasa 16 Robi'ul Akhir 1437 H
26 Januari 2016

Innalillahi wainnaillaihi rajiun
Tak pernah terbayangkan akan kehilangan mamak begitu tiba-tiba
Menyedihkan rasanya tidak ikut mendampingi di hari terakhirnya
Tapi taqdir sudah tertulis dan berlaku
Hanya sabar dan ikhlas yang bisa dilakukan

Mertua terbaik yang aku punya
Sangat menjaga perasaan anak dan menantunya
Sehingga mamak menjadi begitu pendiam dan menyimpan sendiri duka dan galaunya
Hampir semua yang melayat mengatakan mamak orang baik yang selalu menyediakan makan bagi yang datang ke rumah, siapa saja tanpa pilih kasih

Wajah sendu dan air mata bapak mengiringi kepergian mamak
Bapak seperti mencari cari bayangan mamak dan mengingat setiap memori yang ada
Empat puluh tahun lebih bersama menikmati berbagai rasa
Sungguh berat untuk berpisah

Akupun sedih belum berterima kasih dan meminta maaf kepada mamak
Berterima kasih telah mempercayakan anaknya kepadaku
dan meminta maaf belum bisa membahagiakan mamak secara utuh

Setelah mamak pergi hanya kebaikan yang tersisa
Ingin sekali melanjutkan kebaikan-kebaikan yang telah mamak tanam
Semoga bisa sebaik mamak walaupun taakan pernah sama

Makasih ya mak...
Karena didikan yang baik dari mamak
Aku menjadi istri yang paling berbahagia
Di balik anak yang baik pasti ada ibu terbaik yang ada di belakangnya

Setelah kepergian mamak
Cita-cita tertinggi ingin berkumpul bersama di surga semakin membara
Ya Rabb mudahkan dan beri hidayah kepada kami semua
Agar dapat memenuhi cita-cita tersebut
Surga dan RidhoMu begitu kami damba

Ana uhibbuki fillah hatta til jannah abadan abada ma..
Aku mencintaimu hingga kesurga selama lamanya karena Allah




Kamis, 07 Januari 2016

Hukum dan Adab di Social Media by Ustad Nudzul Dzikri

Rasanya tema ini guee bangett :), ya maklum secara gadget udah jadi pegangan sehari-hari, mulai dari pagi sampai malam. Kadang suka ngerasa sih, kayaknya udah kecanduan dengan gadget deh, sampai sampai klo paket data habis kok rasanya klimpungan ingin segera beli pulsa lagi. 
Bener sih gadget tidak selalu membawa keburukan, karena urusan kerjaan saya juga banyak berkomunikasi dengan gadget ini, tapi apa iya sih harus selalu, dan berapa lama pantasnya kita menggunakan gadget. Nahh makanya pas tau ada kajian ini di Mesjid Nurul Iman Blok M apalagi yang ngisi ustadnya udah familiar suaranya hihi (maklum sering dengar di you tube) langsung niat mau ikut kajian biar dapat pencerahan. Biar ga lupa dan bisa di baca ulang catatan nya saya simpan di blog ini, semoga bermanfaat juga buat yang lain. Selamat membaca dan mengamalkannya (yang kata terakhir terutama buat yang nulis pakai tanda seru :) )

Bismillahirrahmanirrahim

Fenomena sosial media seharusnya membuat seorang muslim makin taat, makin beriman dan makin percaya dengan ajaran islam.
Kenapa? karena Rasulullah mengatakan tanda hari kiamat semakin dekat adalah akan tersebarnya pena-pena atau tulisan-tulisan secara masif dan tanpa batas tampil menguasai dunia. Hal ini terbukti dengan adanya fenomena sosial media.
Sosial media adalah media yang bisa membawa kita ke surga atau neraka, oleh karena itu sebelum menggunakan gadget perhatikan adab dan tuntunanya :

1. Islam menuntut kita untuk membagi waktu dengan propotional, sebagaimana hadis Rasulullah : "Sesungguhnya Rabbmu mempunyai hak untuk di tunaikan begitu juga dengan diri kita dan keluarga kita,maka berikanlah masing-masing haknya".
Hadis tersebut disampaikan Rasulullah sebagai kritik terhadap Abu Darda yang menggunakan teramat banyak waktunya untuk beribadah tanpa memperhatikan dirinya dan keluarganya.

Pembagian waktu tersebut penting karena salah satu tanda baiknya agama seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak baik bagi dunia dan akhiratnya.
Hasan Al Basri pernah berkata : "Salah satu tanda Allah berpaling dari kita dan menelantarkan kita adalah Allah membiarkan kita asyik dan sibuk dengan hal-hal yang tidak bermanfaat.

2. Sebelum memberi komentar atau menshare sesuatu, camkanlah bahwa semua itu akan di hisab oleh Allah, perhurufnya dan juga akan di catat oleh malaikat Raqib dan Atid. Jangan komentar apabila itu tidak bermanfaat bagi kita lebih baik diam.

3. Niatkan karena Allah, untuk silaturahmi, menjaga ukhuwah, dakwah misalnya. Hadirkan niat karena niat itu penting.

4. Kaidah berkomentar berdasarkan fiqih, ada 3 syarat :
   - Niat yang ikhlas, harus karena Allah
   - Yang disampaikan benar dari segi isi dan cara penyampaiannya

QS Alhujarat ayat 6 : Wahai orang-orang yang beriman ! Jika seseorang yang fasik datang kepadamu membawa suatu berita, maka telitilah kebenarannya, agar kamu tidak mencelakan suatu kaum karena kebodohan (kecerobohan), yang akhirnya kamu menyesali perbuatanmu itu.
Makna fasik dalam surat Alhujarat : 6 tersebut adalah, pemberi beritanya seseorang yang melakukan dosa-dosa besar dan bisa jadi disampaikan oleh orang-orang sholeh. maka kroscek berita itu penting.

Cara penyampaian yang benar, Al Isra ayat 53 "Dan katakanlah kepada hamba-hamba Ku, "Hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang lebih baik (benar). Sungguh setan itu (selalu) menimbulkan perselisihan di antara mereka. Sungguh setan adalah musuh yang nyata bagi manusia."

- Efeknya positif dan bisa menekan kemudharatan pada saat itu, memberikan tanggapan yang memberikan hal positif dan manfaat. Kalau efek berkomentar akan negatif lebih baik diam.

5. Harus di bedakan mana ranah publik dan ranah privat, mana yang bisa dan tidak bisa di share.
Apabila ada seseorang yang mengajak berbicara personal yang tidak mau di dengar oleh orang lain maka itu tandanya rahasia, karena terkadang orang tidak secara langsung mengatakan hal itu rahasia tapi dengan isyarat atau indikasi yang minta untuk di rahasiakan, kalau di sosmed yang disampaikan rahasia hendaknya secara japri jangan disebarkan. haram hukumnya kalau disebarkan.

6. Filter informasi yang kita dengar. Tidak semua yang kita dengar bisa disampaikan, Rasulullah berkata : "Cukuplah seseorang dikatakan pendusta jika ia menyampaikan semua yang ia dengar"

7. Hati-hati dengan ghibah di sosmed, bersihkan setiap kata dari ghibah. Ghibah di sosmed lebih bahaya daripada dunia nyata karena bisa langsung disebarkan.

Surat Al-Hujarat ayat 12 : Wahai orang-orang yang beriman jauhilah banyak dari prasangka. Sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari cari kesalahan orang lain, dan janganlah ada diantara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sungguh Allah Maha Penerima taubat, Maha Penyayang.

Jangan pernah bicarakan orang di sosmed, ibadah kita akan hancur dan kita menjadi muflish. Muflish yaitu orang-orang yang membawa pahala sholat, zakat dll tapi dia mencela, membicarakan orang maka pahalanya diambil oleh orang yang di bicarakan. Jika pahalanya habis maka dosa orang itu akan beralih kepadanya.

8. Waspada dengan fitnah (berita bohong), jangan mengurus masalah fitnah, orang yang bahagia orang yang menjauhi dan menghindari fitnah.

QS Almaidah : 41 ; Wahai Rasul (Muhammad) Janganlah engkau disedihkan karena mereka berlomba lomba dalam kekafirannya, yaitu orang orang (munafik) yang mengatakan dengan mulut mereka, "Kami telah beriman, "padahal hati mereka belum beriman, dan juga orang-orang Yahudi yang sangat suka mendengar (berita-berita) bohong dan sangat suka mendengar (perkataan-perkataan) orang lain yang belum pernah datang kepadamu. Mereka mengubah kata-kata (Taurat) dari makna yang sebenarnya. Mereka mengatakan, "Jika ini yang diberikan kepadamu (yang sudah diubah) terimalah,dan jika kamu diberi yang bukan ini, maka hati-hatilah. "Barang siapa dikehendaki Allah untuk dibiarkan sesat, sedikitpun engkau tidak akan mampu menolak sesuatu pun dari Allah (untuk menolongnya). Mereka itu adalah orang-orang yang sudah tidak dikehendaki Allah untuk mensucikan hati mereka. Di dunia mereka mendapat kehinaan dan di akhirat akan mendapat azab yang besar.

Almaidah : 42 ; Mereka sangat suka mendengar berita bohong, banyak memakan (makanan) yang haram. Jika mereka (orang Yahudi) datang kepadamu (Muhammad untuk meminta putusan), maka berilah putusan di antara mereka atau berpaling dari mereka maka mereka tidak tidak akan membahayaknmu sedikitpun. Tetapi jika engkau memutuskan (perkara mereka), maka putuskanlah dengan adil. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang adil.

9. Hati-hati memberikan komentar di sosmed, walaupun orang itu bersalah
Rasulullah berkata : "Janganlah anda mencela orang karena dosa-dosanya karena bisa jadi Allah akan mengampuni orang tersebut dan menjerumuskan anda pada dosa tersebut"

Kalau anda mau memberi komentar atau nasehat lakukan dengan japri. Kalau di komentar orang secara negatif jangan di komentar lagi.

Rasulullah berkata : "Jika ada seseorang yang mencela anda karena aib-aib anda, jangan di balas walau anda tau aib-aibnya, karena cukuplah hal tersebut akan Allah balas dengan bencana kepada orang tersebut.

10. Masalah-masalah besar kembalikan kepada ulama dan ulil amri dan para pakar.

11. Jadikan sosmed sebagai media dakwah yang ampuh, dengan syarat :
- Selektif dalam memposting artikel dan selektif juga dengan penulisnya. ilmu agamamu adalah darah dagingmu, ambil dari yang istiqomah bukan yang menyimpang.
- Apabila dapat artikel di baca dulu sebelum di share
- Ilmu sebelum kita dakwahkan amalkan terlebih dahulu
- Tidak semua artikel bagus bisa kita share perhatikan karakter orangnya
-Hati-hati dengan riya dan saum'ah yang terselubung, terutama dari sisi selfie dan narsis karena bisa berpotensi riya. Islam tidak mengajarkan kita untuk terpukau dengan diri sendiri.

12. Pikirkan terlebih dahulu untuk memposting aktivitas-aktivitas atau kenikmatan kita.
Rasulullah berkata : "Minta pertolongan Allah untuk urusan-urusan kita dengan menyembunyikannya, karena ada penghasad di setiap urusan kita"

13. Hati-hati dengan fitnah lawan jenis, jangan berdua-duaan dengan lawan jenis walaupun tujuannya untuk beribadah apalagi di sosmed. Kalau harus berkhalwat dengan lawan jenis harus terbuka dan dilihat orang banyak.