Tampilkan postingan dengan label jalan-jalan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jalan-jalan. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Maret 2014

Berburu Buku dan Menuai Ilmu di Islamic Book Fair (IBF) 2014

Perhelatan IBF datang lagi, seneng rasanya liat buku baru dan ketemu penulis :). Dua kali saya menyempatkan diri untuk berkunjung ke IBF, bagi saya ini tidak hanya sekedar melihat tapi juga me time  sebagai seorang penyuka buku apalagi ada discount hehehe.
Minggu pertama saya datang sudah niat untuk mengikuti kajian soft launching buku Salim A Fillah yang berjudul Lapis-lapis keberkahan. Selalu ada rasa haru dan tersentak setiap mendengar tausiah ustad Salim. Merasa diingatkan kembali dan harus belajar lebih dalam lagi tentang Islam.
Ketika berbicara dunia kadang kita lupa tujuan keberkahan. Halal pasti kita cari tapi keberkahan? apakah kita sudah perhatian terhadap hal ini ? 
Apalagi yang kita cari dalam hidup ini kalau bukan lapis-lapis keberkahan. Mari penuhi hati hanya dengan kebaikan, kebaikan dan kebaikan.
Kadangkala keberkahan pada hal-hal kecil mengalahkan sesuatu hal yang besar dan jangan pernah lupakan nikmat-nikmat kecil yang Allah berikan.
Rasanya ga sabar buat baca buku ini semoga dimudahkan penyelesaiannya dan segera terbit agar lapis-lapis keberkahan juga tumpah kepada pembaca :)

Minggu ke dua ada diskusi dengan A Fuadi penulis trilogi 5 menara. Tema diskusinya menarik "Mengenalkan Islam Indonesia Ke Barat Melalui Novel Trilogi 5 Menara". Novel Fuadi ini sudah diterbitkan dalam bahasa Inggris dan sudah tersebar ke luar negri. Buku yang bercerita tentang Islam dan pesantren ini diminati oleh non muslim, mereka jadi tau apa itu pesantren dan Islam. Buku serius yang berbicara tentang Islam pasti sudah banyak dan belum tentu bagi non muslim mau membacanya. Disini keunggulan novel, walaupun bercerita fiksi tetapi latar belakang dan nilai yang ada dalam cerita tersebut menjadi nilai lebih dan menjadi sarana dakwah yang tepat.

"Menulis adalah cara "berdakwah" melintas zaman, negara, geografi dan bahasa" 


"Kata bisa lebih hebat dari peluru, yaitu menginformasikan, menginspirasi dan menggerakkan"

Nah buat yang suka nulis, ternyata banyak media untuk melakukan kebaikan termasuk nulis walaupun novel fiksi sekalipun. Asal niatnya karena Allah, yang ditulis membawa manfaat dan kebaikan, dan ditulis dari hati maka bisa menjadi inspirasi dan menggerakkan orang lain ke arah kebaikan.

Satu lagi acara yang di tunggu, bagi penggemar karya Tere Liye (TL), ada meet and greet bersama TL. Bagi saya TL ini unik publikasi tentang dia pribadi ga ada di media manapun termasuk bukunya, padahal zaman narsis dan selfie gini hal tersebut sesuatu yang langka :)). Tapi disinilah letak konsisten TL walaupun sudah puluhan karya best seller yang telah di terbitkan, dan sudah di filmkan juga, tetap ia hanya mau dikenal karyanya bukan orangnya. 
Tl mengatakan "saya dalam menulis hanya simple saja dan saya tidak melabeli diri saya penulis religi, saya hanya menulis kisah fiksi dengan memberi suasana dan cerita indah disertai pemahaman yang baik. Semua karya fiksi hanyalah rekaan semata, seribu kebaikan yang dalam buku fiksi itu semua hanyalah rekaan tapi kebaikan yang melekat di hati itu adalah kongkrit dan kebaikan yang dilakukan karena insprirasi dari cerita itu adalah sesuatu yang nyata. Kadangkala penulis itu dekat dengan kesia-siaan. adakalanya inspirasi yang ia tulis tidak membawa insprisasi bagi dirinya hanya kepada pembacanya. Maka jadilah pembaca yang melakukan kebaikan nyata dari sebuah inspirasi yang ada"


Kamis, 28 November 2013

Sea Walker di Tanjung Benoa Bali

Minggu lalu karena suami ada kerjaan di Bali kesempatan donk buat saya nyusul setelah selesai kerjaannya. Jadi deh kita liburan di Bali hihi seneng nyaaa.

Pas pertama datang saya nginap di daerah kuta selama 2 hari setelah itu pindah ke Nusa Dua. Pengen cari suasana lain dan lebih sepi. Nah dekat hotel ada watersport, maka agenda hari itu bermain air. Awalnya pengen nyobain diving tapi karena belum pernah sama sekali nyobain hati ini kok rada ciut ya haha takut udah nyemplung susah keluar. 

Si pemandu wisatanya pinter nih tau kita ga punya pengalaman, jadilah di tawarin sea walker. Katanya kalau ini aman, anak kecil 10 tahun aja bisa, dan ga harus bisa renang (sambil si mas bli itu liatin foto dan filmya). ihh rasanya kok cemen banget ya, kita khan bisa berenang hanya kurang nyali dan belum pengalaman buat diving hahaha. Tapi yo wes lah demi kemaslahatan bersama akhirnya kita putuskan untuk nyobain sea walker, yeahhh :) 

Ikannya bule makannya roti bukan pelet :)


Cantik-cantik penghuni laut ini

Prosesi untuk ikut sea walker ini biasa aja. awalnya kita ganti baju dengan baju yang udah disediakan setelah itu dengan perahu ditemani pemandu kita di bawa ke tengah laut tempat untuk sea walker. Sea walker ini fasilitas di dalam lautnya telah dipersiapkan dan mereka juga rawat sebaik mungkin, karena itu mereka bilang aman. Setelah sampai di tempat kita mulai deh turun dari perahu pakai tangga kemudian dipakaikan helm yang berat banget. Helm ini tempat oksigen agar kita bisa bernafas. Yang enaknya kita ga perlu pegang oksigen mereka yang pegang dari atas dan disalurkan melalui topi tersebut. Jadinya kita di dalam laut nafas seperti biasa.

Di dalam lautnya sih sekitar 30 sampai 45 menit. Rasa mual atau telinga ga enak sempat terasa, yah seperti layaknya naik pesawat karena adanya tekanan udara. tapi bisa diatasi dengan mudah cukup menelan ludah atau membuka mulut seperti menguap.

Perjalanan menuju tempat sea walker



Pengen bawa pulang ikannya


Walaupun kesannya gampang tapi kita menikmati pengalaman pertama bagaimana rasanya menyelam di dasar laut dan melihat ikan-ikan cantik. Setelah itu kita berjanji ga cemen lagi untuk cobain diving :)) Insya Allah.

Rabu, 19 Juni 2013

Menikmati Kota Belitung Timur (Beltim)


Alhamdulillah kali ini berkesempatan jalan-jalan ke negerinya laskar pelangi yang kesohor dengan novel karangan Andrea Hirata. Perjalanan cukup singkat kurang lebih satu jam dari Jakarta ke Tanjung Pandan.
Bandara H.A.S. Hananjoedin Tanjung Pandan kecil dan sederhana sesuai dengan kotanya yang baru berkembang. Begitu sampai di kota Tanjung Pandan perjalanan saya lanjutkan ke daerah Manggar yang terkenal sebagai kota 1001 Warung Kopi. Jarak yang saya tempuh lebih kurang dua jam perjalanan. Kota ini tempat cerita anak-anak laskar pelangi sekolah. Kota kecil yang tenang dan sepi. Tidak ada mall dan kemacetan. Benar-benar kota yang nyaman untuk berlibur. 
Kunjungan pertama saya ke museum Andrea Hirata dan replika SD Muhamadiyah yang ada di cerita laskar pelangi tersebut. Di museum tersebut terdapat kumpulan karya-karya Andrea Hirata juga beberapa kata-kata dari penulis luar negri.




d
Bu guru dan Pak guru sedang berpose di depan sekolah Muhamadiyah :))
Saat malam hari penasaran juga pengen merasakan suasana warung kopi yang terkenal di kota ini. Ternyata menurut cerita penduduk setempat, jika ingin tau info terbaru apa saja cukup datang ke warung kopi disana tempat berkumpulnya penduduk tanpa memandang strata. Bebas bicara dan ngobrol makanya bisa jadi sumber info asal ga gosip aja kali ya hehe. Yah gimana ga banyak info namanya juga 1001 Warung Kopi :).  Masakannya juga enak. Waktu itu saya pesan teh susu dan mie sea food hhhmmm soal rasa emang mantap udah gitu harganya sangat terjangkau semakin nikmat deh jadinya :)



Penampakan Warung Kopi Berjajar Di Pinggir Jalan

Besoknya tujuan kita ke pantai, aahh senangnya sudah kebayang pantai yang indah dan batu-batu yang besar  rasanya ingin segera nyemplung hehehe. 
Begitu sampai, liat pantai biru dan batu-batu granit yang besarnya luar biasa yang terucap hanya  Subhanallah. KaryaMu sungguh indah dan luar biasa ya Rabb. Aku sangat terpesona. Indonesia itu emang surga dunia. Aahh nikmat manalagi yang sanggup kita dustakan? Seharusnya dengan anugrah yang luar biasa ini kita harus bisa lagi menjaga, bersyukur dan bertaqwa kepada Allah. Maafkan hambamu Rabb jika masih belum bisa bersyukur.









Pemandangan pantai ini benar-benar memuaskan mata dan bathin. Alhamdulillah perjalanan yang menyenangkan. Setelah capek main di pantai kerongkongan udah teriak rasanya. Banyak warung yang berjualan di pinggir pantai. Sayapun segera menikmati es kelapa muda wuihh rasanya seger banget. Sengaja ga pesan makanan karena niat mau nyicipin mie belitung Atep yang terkenal di kota tanjung pandan.

Ini dia penampakan Mie Atep. Rasanya nikmat kuah kaldunya sangat gurih. Untuk mie senikmat ini harganya sepuluh ribu saja, saking nikmatnya bisa langsung nambah 2 piring lho hihihi

Selasa, 20 November 2012

Liburan Wisata Alam Garut

Long weekend kali ini kondangan plus jalan-jalan ke Garut. Alhamdulillah perjalanan Bekasi - Bandung ramai lancar ditempuh sekitar 2 jam dan dari Bandung - Garut sekitar satu jam setengah.
Baru masuk kota Garut aja udah adem, liat yang hijau-hijau, gunung yang gagah dan indah hhmmm benar-benar back to nature deh. Kita nginap di daerah Cipanas, disini merupakan lokasi air panas alami langsung dari mata air, hotel di daerah tersebut rata-rata tiap kamarnya menyediakan kolam untuk berendam air panas yang airnya langsung dari mata air wuihh senengnya liat air yang banyak dan mengalir tiada henti (orang kota ndeso hehe)






 Dodol garut merk picnik pasti udah pada tau, tapi saya kok baru ngeh ya kalau itu aslinya dari Garut. Zaman dulu waktu saya tinggal di Pekanbaru dan masih bocah apabila ortu, sodara atau yang lain pulang dari Jakarta oleh-olehnya mesti dodol picnic, karena masih bocah saya ga kepikiran buat nanya baru ingat sekarang, mana tau ada yang punya jawaban untuk penasaran saya hehehe. Sekarang dodol garut udah banyak macam rasa yang terkenal namanya cokodot alias coklat dodol, enaknya sama apalagi ada coklat di dalam dodol hhmm manisss. 
 
Jacket kulit juga terkenal di Garut karena Garut penghasil domba makanya jacket disana asli kulit domba. Setelah saya liat dan keliling-keliling toko di daerah sukaregang emang benar kualitas jacketnya bagus, bahannya lembut dan harganya sesuai dengan barangnya. Paling murah untuk jacket cowok Rp 600.000,- kalau di jual di Jakarta harganya bisa jutaan. Nahh yang suka dengan jacket kulit mending beli langsung dari Garut lebih murah lhoo sekalian jalan-jalan :).
Serba Kulit Sangat Menggoda :)

Keren yah harganya satu juta lebih manteman

Senin, 19 November 2012

Little India, India Kecil di Singapore


Pertama kali menyusuri daerah little india yang tampak nuansa kuno bukan perkampungan yang modern. Dimana-mana bertemu dengan orang India. Restoran halal India dan pasar india tersaji sepanjang jalan. Wahhh saya benar-benar berasa di India bukan di Singapore :)






Mustafa Center adalah tempat belanja yang terkenal karena harganya yang miring. Bentuknya seperti mall dan buka 24 jam. Mau cari apa aja ada disana. Pengunjungnya selain padat dengan orang India banyak juga wisatawan. Barang-barang bermerk sepatu dan baju terkenal juga ada. Saya tidak tau apakah itu asli atau kw. yang saya tau harganya sama dengan harga di toko dan mall Jakarta. Contohnya sandal scholl yang di Jakarta sekitar 500 ribu disana juga dijual segitu yang membedakan, di Mustafa Center barang-barang ditumpuk-tumpuk, sedangkan di mall Jakarta satu sepatu disusun satu-satu dengan manis dan rapi. Ini yang bikin saya ilfil, kasian banget tuh sendal disini udah harganya mahal, maen tumpuk aja lagi jadinya kayak sendal jepit di warung aja hehe. Tapi kalau mau cari oleh-oleh khas Singapore disini banyak pilihan seperti coklat, kaos dan sovenir

Pasar India

Kuliner India juga perlu di coba, karena tulisannya muslim food dan halal maka saya ga ragu-ragu buat mencoba. Pesan nasi goreng yang standar aja takut ntar berasa aneh dan sakit perut hehe. Rasanya lumayan enak ga jauh beda dengan nasi goreng Indonesia, hanya bumbu India aromanya lebih tajam
Nasi Goreng Ala India

Selasa, 06 November 2012

Jalan-jalan ke Singapore (1)


Horeeee liburannnn ............Ga sepenuhnya liburan juga sih, ini dalam rangka nyusul suami yang lagi diklat dari kantornya selama 2 minggu di Singapore. Daripada saya manyun di tinggal 2 minggu lebih baik nyusul pas weekend, tiga hari cukuplah mengobati rindu plus jalan-jalan :))

Tanggal 1 November sekitar Jam delapan malam dengan pesawat Tiger saya, teman saya Santi dan keluarga berangkat ke Singapore. Kenapa pesawat Tiger? Karena Santi mendapat promo tiket Pp 500 ribu, belinya sebulan yang lalu. Sayangnya saya ga ikutan beli karena waktu itu paspornya belum ada, tapi ga beda jauh juga dengan harga yang saya beli 3 hari sebelum berangkat pp 700 ribu belum dengan pajak dan bagasi.
Pesawat dengan tiket murah ini biasanya menjual bagasi terpisah, kita bisa pesan bagasi berapa yang kita inginkan tentu semakin besar bagasi semakin mahal juga bayarannya. Secara pelayanan pesawat ini ga beda jauh dengan pesawat komersil lainnya. Saat saya berangkat dan pulang jadwalnya on time, tapi jangan berharap di kasih makanan di atas pesawat yaa, waktu saya dikasih wafer coklat satu tanpa minum hikss

Nyampai Singapore udah sekitar jam sebelas karena beda waktu lebih cepat satu jam di Singapore. Hati ini rasanya deg-degan karena mau ketemu belahan jiwa, haiyaa baru juga pisah 4 hari, ahh biarin namanya juga cintaaa hahaha. Begitu masuk bandara Singapore udah tergaga-gaga, bagus, rapi dan menarik hati maksudnya banyak toko yang isinya keren-keren. Tapi udah malam kita langsung pulang aja, si bebeb juga udah nunggu. Langsung naik taxi menuju hotel. Hotelnya udah saya booking beberapa hari sebelum berangkat melalui booking.com, biar praktis begitu datang ga usah nyari-nyari lagi dan pasti.

Singapore ga macet kayak Jakarta jadi yah berjalanan ga terlalu lama sampai di hotel. Hotelnya di little India, hhmm dari namanya aja udah kebayang wajah India. Dapat di daerah ini karena Santi nyari kamar yang bisa diisi tiga orang karena mereka berempat, suami istri ditambah anak dua, walaupun yang kecil masih umur 2 tahun.

Nyampai hotel siap-siap tidur, besok pagi start jalan-jalan, jadi harus siapin tenaga yang banyak
To be continued ya....

Senin, 19 Maret 2012

Islamic Book Fair Mempertemukan Pembaca, Penerbit dan Penulis

Untuk yang kesebelas kalinya IBF (Islamic Book Fair) kembali dilaksanakan, sebagai pecinta buku setiap tahun selalu saya sempatkan untuk berbelanja buku disana. Semakin lama IBF saya liat semakin banyak kemajuan baik dari peserta maupun dari fasilitas. Setiap tahun saya selalu menemukan penerbit buku yang baru, senang juga liat banyak penerbit buku apalagi jika buku-buku yang diterbitkan juga berkualitas bagus.
Sebagai pengunjung tujuan utama saya ke IBF adalah membeli buku baru dengan harga murah karena banyak discount yang ditawarkan bagitu juga dengan buku-buku lama yang dijual sangat murah, selain itu saya suka acara launching buku yang menampilkan sang penulis. Bagi saya ada kegembiraan tersendiri jika bertemu dan melihat para penulis yang saya kagumi. 

Hari Jum'at tanggal 16 Maret 2012 di panggung utama IBF ada acara "Bedah Buku Rame-Rame" bersama tim @ proumedia, bersama Satria Hadi Lubis, penulis buku "Beginilah Seharusnya Aktivis Dahwah", Umar Hidayat penulis buku "Merindukan Jalan Dakwah", Solikhin, penulis buku "Deadline Your Life", Jauhar Al-zanky, penulis buku "Agar Hati Tak Salah Mencintai" dengan pembawa acara ustad @salimafillah. Acara ini bikin saya semangat, terharu dan bahagia, sungguh masih banyak orang baik di Indonesia, mereka masih muda tapi punya semangat yang tinggi terhadap kebaikan, bergerak di jalan dakwah untuk mengajak orang lain bersama-sama di jalan Allah. 

Selama ini biasanya saya hanya peduli dengan para penulis yang karya-karyanya mencerahkan dan membawa kebaikan tanpa melihat siapa penerbit di belakangnya. Dengan adanya acara ini saya sadar penerbit juga mempunyai pengaruh lahirnya sebuah buku, salut terhadap penerbit proumedia yang punya visi dan misi sesuai dengan tagline nya "Tidak Sekedar Menerbitkan Buku Tapi Juga Menerbitkan Gagasan dan Cita-cita". Semoga semakin banyak penulis dan buku yang dilahirkan yang penuh dengan gagasan dan cita-cita.

Selepas ashar kembali saya mengikuti acara bersama proumedia dengan Fauzil Adhim dengan bukunya "Mencari Ketenangan Di Tengah Kesibukan" dan Muhaimin Iqbal (Pemilik Gerai Dinar). Ustad FA saya sudah kenal lama sejak kuliah di Jogja dan sekarang saya mengikuti tulisan beliau di twitter dan facebook. Buku ini merupakan kumpulan tulisan beliau setiap hari Jum'at di Republika Jogja. Seperti biasa uFA memberikan "kegelisahan" terhadap pembacanya. Semakin sering saya membaca tulisan FA semakin galau hati saya apakah selama ini yang saya lakukan dalam kehidupan sehari-hari sudah sesuai dengan tuntunan Al-qur'an dan hadist. Pak Iqbal banyak bercerita mengenai pendidikan, beliau sendiri membuat sekolah yang bukan hanya hapal Qur'an tapi mengamalkan Qur'an, Subhannalllah.

Begitulah cerita kegiatan saya setengah hari di Islamic Book Fair,  seperti kata pepatah tak kenal maka tak sayang, kini setelah mengenal tim proumedia maka saya mendukung dan mendo'a kan cita-cita nya semoga sukses dan berkah. Aamiin.

Senin, 12 Desember 2011

Alam Punya Cara Tersendiri Untuk Berbagi Rasa

Lido Resort Sukabumi





   
Jika badan dan pikiran telah lelah
Dengan kehidupan dunia
Mari sejenak luangkan waktu

Untuk menikmati alam

Alam selalu punya cara tersendiri untuk berbagi rasa
Dengan memandang lukisan ciptaan Allah
Tiada kata selain takjub dan bahagia
Sungguh sempurna alam ciptaan Nya


 
Memandang alam yang indah manusia akan bahagia dan senang
Tetapi ketika ada bencana alam manusia akan bertanya mengapa?
Apakah alam marah? atau Tuhan yang marah?

Bagaimana jika alam yang bertanya dan berkata Apakah yang telah kamu perbuat untuk alam?
Sudahkah memeliharanya? menjaganya?

Aku takut untuk memikirkan jawabannya
Karena kami manusia terlalu serakah
Sibuk untuk mengambil manfaat
Tapi lalai untuk menjaganya





Alam itu bagaikan nafas kehidupan manusia
Jika ingin terus hidup dan bernafas
Cintai kehidupannya
Pelihara kelangsunganya
Jangan pernah ada kata sulit


Membuang sampah pada tempatnya pun
Menjadi hal yang berdampak besar
Jika kita liat bagaimana sampah yang menggunung
Pada saat banjir melanda kawasan kampung melayu Jakarta
Kita akan sadar makna dari slogan membuang sampah pada tempatnya




Minggu, 07 Agustus 2011

Berbelanja Murah Di Kawasan Pulo Gadung

"Tidak ada sesuatu yang terjadi secara kebetulan", benar banget dengan kata-kata ini. Berawal dari mencari informasi di Google mengenai kantor merk Pakaian Valino, sesuai dengan permintaan abang saya, karena dia kesulitan mencari kemeja pendek Valino dengan warna yang biasa dia beli. Kemudian saya menemukan banyak cerita mengenai belanja di kawasan Industri Pulo Gadung pada beberapa blog, yang ternyata super murah dibandingkan dengan harga di pasaran pada umumnya. Wow ternyata saya kok baru tau ya (maklum wanita ga bisa ketinggalan jika ada tempat belanja murah dan bagus he he he). Nah mulailah saya berpetualang ke kawasan pulo gadung, tempat yang saya cari yaitu PT BBI (Bina Busana Internusa), PT ini memegang beberapa merk ternama seperti Valino, Kent, Van Hauseen, Harry Martin, sedangkan untuk pakaian wanita Valino Donna dan Lily. Menjelang lebaran mereka mengadakan kegiatan Sale besar-besaran, dan pengunjungnya lumayan ramai. Sampai dilokasi wuihhh banyak sekali kemeja kantoran buat laki-laki, celana, kaus, baju koko pun ada. Discountnya lumayan banget, ada yang disc 80%, 70 %, 50 %, bahkan ada yang beli satu dapat 3, mantappp. Buat bapak-bapak yang lagi cari baju buat kantoran cocok banget disini, lumayan harganya dibandingkan beli di mall. Eh buat kaum wanita juga banyak pilihan untuk kemeja kantor dan baju muslimnya,salenya juga ga kalah heboh lho. Catat ya lokasi tempatnya Jalan Pulo Buaran Raya Pulo Gadung :), Ayoo silahkan coba tapi ingat jangan kalap sampai di tempat seperti kata perencana keuangan hemmmm berbelanjalah sesuai kebutuhan bukan keinginan, kecuali buat yang jualan :)).

Senin, 11 Juli 2011

Sekelumit Cerita Pada Siang Hari

Saya berapa kali membaca dan mendengar cerita ini, walaupun udah sering tapi tetep suka dan mikir he he  So....daripada keseringan mikir saya tulis aja deh disini :D
Ada seorang pemuda yang mencari seorang guru agama, pemuka agama, atau siapapun yang bisa menjawab pertanyaannya. Akhirnya sang pemuda menemukan seorang bijak, Ia pun bertanya ;
"Siapa anda? Bisakah menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?"
"Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan berusaha menjawab pertanyaan anda,"jawab orang bijak itu.
"Anda yakin? Bahkan profesor dan banyak orang pintar saja tidak mampu menjawab pertanyaan saya."
"Saya akan memcoba sejauh kemampuan saya."
"Saya punya tiga buah pertanyaan:
1) Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya?
2) Apa yang dinamakan takdir?
3) Kalau setan diciptakan dari api kenapa dimasukkan ke neraka yang terbuat dari api, tentu hal itu tidak menyakitkan bagi setan, sebab keduanya memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak berpikir sejauh itu? "
Tiba-tiba si bijak menampar pipi anak muda itu dengan keras. Pemuda itu tentu saja kaget bukan kepalang.
"Kenapa anda marah kepada saya," tanyanya sambil memegang pipinya yang terasa sakit.
"Saya tidak marah. Tamparan itu adalah jawaban saya atas ketiga pertanyaanmu,"jawab si bijak dengan tenang.
"Saya tidak mengerti,"si pemuda merasa heran.
"Bagaimana rasanya tamparan saya?"
"Jelas sakit."
"Jadi kamu percaya bahwa sakit itu ada?"
"Tentu saja."
"Tunjukkan pada saya wujud sakit itu!"
"Saya tidak bisa."
"Itulah jawaban saya atas pertanyaan pertama. Kita semua merasakan keberadaan Tuhan tanpa mampu melihat wujud-Nya."
"Apakah tadi malam kamu bermimpi akan menerima tamparan dari saya hari ini?" Tanya si bijak lagi.
"Tidak,"si pemuda menggeleng."
"Itulah yang dinamakan takdir."
Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar kamu?" Si bijak kembali bertanya.
"Dari kulit,"jawab si pemuda.
"Terbuat dari apa pipi kamu?"
"Dari kulit juga."
"Bagaimana rasanya tamparan saya?"
"Sakit."
"Walaupun setan dan neraka sama-sama terbuat dari api, neraka tetap menjadi tempat yang menyakitkan bagi setan."
(Dikutip dari "Ketika Allah Menguji Kita" , Alwi Alatas)

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Sabtu, 26 Juni 2010

Alun-alun Magelang



Bicara tentang Magelang maka ada kedamaian di sana he he soalnya hawa yang dingin, tenang, bersih dan tidak terlalu ramai.
Keramaian hanya ada di alun-alun, disana ada mesiid gede, kantor pemda, dan pasar, dan jajanan yang uenak-uenak terutama kupat tahunya.
So....klo lagi jalan-jalan di Yogya ga kebagian penginapan atau pengen yang lebih tenang ke Magelang aja cuman satu jam dari Yogya, temukan keindahannya :)

Jalan-jalan ke magelang, bis damri bandara Jk-Mgl nya bisa ngantar sampai rumah lho

Jalan-jalan kali ini ke magelang karena nyusul si uda yang lagi diklat 6 minggu (kebayang khan kangennya sehingga pantas untuk disusul suit suit.....:))
Dulu sewaktu tinggal di yogya ke Magelang cuma main aja gak pernah nginap jadi ga tau begitu dalam tentang magelang dan perjalanan ini sekalian cari tau kayak apa sih Magelang. Dari yogya bandara adisutjipto aku naik bis damri bandara harga tiketnya Rp 35.000, berapapun penumpang bis ini yang jadwal berangkatnya tiap jam akan tetap berangkat walaupun penumpangnya cuma satu orang. Waktu saya masuk bis penumpangnya cuma ada dua orang. Perjalanan ke Magelang dari bandara normalnya memakan waktu satu jam. Mendekati ke Magelang ada perbaikan jalan, si supir kemudian beriniasiatif mencari jalan tikus, yang kemudian di setujui penumpang satunya karena dia orang Magelang jadi tau jalan lah, ehhh setelah melewati jalan kecil yang berkelok-kelok si ibu itu bilang ke supirnya mas saya diantarin aja sampai rumah yah, si supir dengan cepat bilang boleh bu sambil melirik saya boleh khan mbak, saya hanya mengangguk pasrah ;), jadilah bis damri layaknya taxi, ternyata rumah si ibu di tengah sawah yang bis aja untuk mutar susah, wadooohhh .
Tapi yang bikin saya terharu untuk hidup di desa orang mudah saja untuk menolong ga terlalu banyak mikir seperti di Jakarta yang kita takut menolong orang ga dikenal. Hmmmmm  betapa saya ingin hidup di desa.